Disnaker Bakal Gelar Sumenep Job Fair 2025, Usung Konsep Transformasi

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 07:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

DUDUK: Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

DUDUK: Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menghidupkan denyut harapan para pencari kerja dengan rencana pelaksanaan Sumenep Job Fair 2025.

Tahun ini, kegiatan tersebut akan berlangsung pada 17 September 2025 mendatang, di Gedung Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI).

Kegiatan itu, tidak hanya sekadar ajang formal pencocokan antara perusahaan dan pelamar kerja. Lebih dari itu, Disnaker Sumenep menyusun Job Fair sebagai proyek perubahan paradigma dalam mengelola ketenagakerjaan lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan menjelaskan, bahwa event ini dihadirkan dengan pendekatan baru, yaitu berbasis data, evaluatif, dan inklusif.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berakhir di dokumentasi saja. Tahun ini, untuk pertama kalinya, kami akan mengundang kembali pencari kerja yang tahun lalu lolos lewat Job Fair 2024 untuk diinterview kembali. Kami ingin tahu: mereka bertahan atau tidak, berkembang atau tersisih,” ujarnya. Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Gelar HLM, Mantapkan Digitalisasi Keuangan

Menurutnya, rapat koordinasi perdana sudah digelar dan pekan ini akan dilangsungkan rapat lanjutan bersama sponsor utama, salah satunya Bank BPRS Bhakti Sumekar.

Pihaknya telah mulai menjaring komitmen dari puluhan perusahaan yang akan berpartisipasi. Targetnya adalah 30 hingga 35 perusahaan, baik dari kawasan lokal maupun luar daerah, yang diseleksi berdasarkan kuantitas dan kualitas lowongan kerja yang mereka tawarkan.

“Dalam gebrakan baru ini, kami akan mengintegrasikan hasil Job Fair ke dalam sistem pemantauan tenaga kerja berbasis digital. Langkah ini bertujuan untuk menghindari stagnasi informasi dan menutup celah kegagalan rekrutmen,” jelasnya.

Lanjut ia menegaskan, tidak cukup hanya menyodorkan loker dan berharap keberuntungan pencari kerja.

“Kita perlu data siapa yang lolos, siapa yang gagal, dan kenapa. Ini penting untuk kebijakan jangka panjang Pemkab,” bebernya.

“Event ini akan terbuka untuk umum, namun Eko menekankan pentingnya persiapan dan keseriusan para pencari kerja yang akan hadir,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa pihaknya bukan hanya memberi panggung. Namun menyiapkan sistem.

Sumenep Job Fair 2025 diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi pengangguran, tetapi juga cikal bakal terbangunnya ekosistem ketenagakerjaan berkelanjutan.

“Jika berhasil, pendekatan baru ini bahkan bisa menjadi model nasional bagi pelaksanaan job fair di daerah-daerah lain,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru