Disnaker Sumenep Siapkan Transformasi Bursa Kerja yang Lebih Humanis dan Inklusif

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperluas peran Job Fair sebagai ruang pembelajaran, pemulihan motivasi, hingga penguatan ekosistem kerja lokal.

“Kita tidak ingin para pencari kerja hanya datang untuk numpang setor CV. Kami ingin mereka pulang dengan semangat baru, wawasan baru, dan jaringan baru,” kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan, Jumat (20/6/2025).

Untuk pertama kalinya, lanjut dia, Job Fair akan melibatkan peran aktif SMK, perguruan tinggi, forum Bursa Kerja Khusus (FBKK), hingga perangkat kecamatan dan desa.

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Gelar HLM, Mantapkan Digitalisasi Keuangan

Seluruh jejaring ini diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja dan kebutuhan pasar tenaga kerja yang terus berkembang.

Menurutnya, koordinasi lintas lembaga ini juga menyasar lulusan Badan Latihan Kerja (BLK) agar terhubung langsung dengan industri.

Bukan tidak mungkin, kata dia, Job Fair tahun ini akan menjadi ruang bagi pencaker dari berbagai latar belakang mulai dari tamatan SMA, sarjana, hingga alumni pelatihan keterampilan.

“Kami tidak lagi bicara angka semata, tapi ekosistem. Karena sesungguhnya, keberhasilan Job Fair tidak hanya dilihat dari jumlah lowongan, tapi dari kualitas relasi kerja yang tercipta setelahnya,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keaktifan peserta, pihaknya juga akan memberikan doorprize khusus bagi pencaker yang mengikuti seluruh rangkaian sesi.

“Melalui data pelaksanaan tahun lalu, dari total 8.431 lowongan yang tersedia, hanya 608 pencaker yang mengajukan lamaran, dan 205 di antaranya berhasil ditempatkan,” paparnya.

Lanjut ia mengatakan, data ini bukan sekadar angka melainkan bahan refleksi dan dasar inovasi.

Tahun ini, timnya akan melakukan wawancara khusus kepada alumni Job Fair sebelumnya untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap karier mereka.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Sebut Festival Hadrah Sumenep 2025 Mampu Dongkrak Ekonomi Lokal

“Kami ingin tahu, apakah mereka bertahan di pekerjaan itu? Apa yang menjadi tantangan? Apa yang bisa kami benahi?,” ucapnya.

Disnaker Sumenep menargetkan keterlibatan 30–35 perusahaan, yang secara kolektif akan membuka ribuan lowongan kerja. Namun yang lebih penting dari itu, menekankan bahwa pencaker juga harus membekali diri dengan mental pekerja yang tangguh, adaptif, dan terbuka belajar.

“Lapangan kerja bisa dicari, tapi daya juang dan kesiapan menghadapi dunia kerja itu harus dibentuk. Itulah esensi Job Fair ini, bukan hanya membuka pintu, tapi menyiapkan orang untuk siap melangkah masuk,” tutupnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUTR Sumenep Gandeng Kejaksaan Kawal BKK Desa 2026, Pengelolaan Dana Harus Transparan
Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
IWO Sumenep Dukung Langkah Bupati Keliling SPPG, Dapur Nakal Siap Dilaporkan ke BGN
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak
Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG
‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:36 WIB

PUTR Sumenep Gandeng Kejaksaan Kawal BKK Desa 2026, Pengelolaan Dana Harus Transparan

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:23 WIB

Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:38 WIB

IWO Sumenep Dukung Langkah Bupati Keliling SPPG, Dapur Nakal Siap Dilaporkan ke BGN

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Berita Terbaru