Disinyalir Penuh Ketidakberesan, Pembangunan Proyek Drainase di Desa Jabaan Manding Disoal

- Redaksi

Kamis, 11 Agustus 2022 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Proyek drainase yang berlokasi di desa Jabaan manding

Foto:Proyek drainase yang berlokasi di desa Jabaan manding

SUMENEP, seputarjatim.com– Pembangunan proyek drainase di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, yang baru selesai dikerjakan ditengarai penuh dengan ketidakberesan dan kejanggalan.

Selain tidak ditemukannya prasasti dilokasi proyek tersebut, bahan material yang digunakan disinyalir menggunakan material dari pembangunan sebelumnya dan ada sebagian yang hanya tambal sulam.

Hal tersebut diungkapkan salah satu narasumber yang meminta namanya tidak di expose ke permukaan, menurut penjelasan narasumber pembangunan drainase yang baru selesai dikerjakan itu diduga menggunakan material proyek pembangunan lama yang ditengarai juga dari anggaran negara yang dibongkar lalu dibangun dan dipasangkan kembali.

Dugaan ketidakberesan itu karena, pembangunan drainase yang tepatnya di sebelah dekat rumah eks kepala desa jabaan itu sebelumnya juga terdapat pembangunan proyek serupa dari anggaran berbeda, dana desa dan APBD dana Pokir, karena pernah dijumpai adanya prasasti pekerjaan tertera dana desa.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Oknum Perangkat Desa Di Kecamatan Ganding Ditangkap

“Namun saja tiba-tiba prasasti itu hilang setelah adanya pembangunan baru proyek drainase yang baru selesai dikerjakan itu,” sebutnya. Kamis (11-8-2022).

Sementara itu, Kepala Desa Jabaan, Kecamatan Manding , Hammat saat dikonfirmasi terkait pembangunan proyek drainase yang baru selesai dikerjakan di desanya itu juga mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya selaku kepala desa di desa Jabaan juga tidak mengetahui terkait proyek pembangunan drainase itu berasal dari mana, anggarannya berapa dan siapa yang mengerjakan,” terang Hammat, saat dijumpai di kediamannya.

Kata dia, memang sempat ada yang memberitahukan secara lisan kepadanya kalau mau mengerjakan proyek tapi pekerjaannya waktu itu masih yang di depan balai desanya saat masih proses penggalian.

Baca Juga :  Rafiqi, Pentingnya Peran Media Dalam Mensukseskan Pemilu 2024

“Orang Gunung Kembar yang memberitahu ke saya mas,” Jelasnya.

Setelah itu dikatakan tidak ada pemberitahuan lagi baik itu secara formal melalui surat yang masuk di desa Jabaan. Termasuk untuk pekerjaan pembangunan drainase tepatnya di sebelah dekat rumah eks kepala desa Jabaan yang diduga menggunakan material proyek pembangunan lama yang dibongkar kemudian dibangun dipasangkan lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Eri Susanto, dikonfirmasi via perpesanan telepon selulernya belum memberikan klarifikasi.

Hingga berita ini tayang media ini terus melakukan penelusuran lebih lanjut dan mengungkap fakta-fakta lain terkait proyek tersebut hingga terang benderang. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Sumenep Fokus Raperda Aset, Dorong Pemanfaatan Lebih Maksimal
Jelang Idul Adha, DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas Penyakit
Utamakan Keselamatan Publik, DLH Pangkas Dahan Rawan di Gerbang Pemkab Sumenep
DKPP Sumenep Perketat Pengawasan Lapak Kurban, Pedagang Wajib Kantongi Rekomendasi
Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:08 WIB

Pansus DPRD Sumenep Fokus Raperda Aset, Dorong Pemanfaatan Lebih Maksimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:33 WIB

Jelang Idul Adha, DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas Penyakit

Senin, 4 Mei 2026 - 11:53 WIB

Utamakan Keselamatan Publik, DLH Pangkas Dahan Rawan di Gerbang Pemkab Sumenep

Senin, 4 Mei 2026 - 11:45 WIB

DKPP Sumenep Perketat Pengawasan Lapak Kurban, Pedagang Wajib Kantongi Rekomendasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Berita Terbaru