Tumbuhkan Semangat Era Kejayaan Baru, Disbudporapar Luncurkan Logo Hari Jadi Sumenep Ke 757

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RESMIKAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat Launching Logo Hari Jadi ke 757 di Area Taman Bunga (Doc.Seputar Jatim)

RESMIKAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat Launching Logo Hari Jadi ke 757 di Area Taman Bunga (Doc.Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi meluncurkan logo Hari Jadi Ke 757 Kabupaten Sumenep pada tahun 2026, sebagi bentuk semangat menuju era kejayaan baru.

Peluncuran logo dengan tema ‘Songennep Jaja Rajja‘ berlangsung di area timur Taman Adipura Kota Sumenep, pada Sabtu (12/7) malam.

Pada peresmian logo tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, camat, dan ratusan warga yang antusias mengikuti momen bersejarah ini.

Diketahui, logo yang diluncurkan mengandung filosofi tentang keberanian, kejayaan, dan harapan untuk masa depan Sumenep. Elemen-elemen pada logo meliputi angka 757, Celurit, Labang Mesem Keraton, Tugu Keris, dan Burung Gosong Kaki Merah.

Baca Juga :  Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep Ke 757 Resmi Launching

Kemudian, Labang Mesem melambangkan kebijaksanaan dan kewibawaan kepemimpinan Sumenep yang bersahabat. Celurit berbentuk angka 7 menjadi simbol keberanian masyarakat Madura. Tugu Keris menegaskan identitas Sumenep sebagai Kota Keris yang menjaga warisan budaya.

Sementara, Burung Gosong Kaki Merah, satwa endemik Pulau Saobi Kangean, menjadi simbol visi pembangunan hingga pelosok kepulauan.

Dan pada warna merah pada logo mencerminkan keberanian menghadapi tantangan, sedangkan hijau melambangkan harapan akan kehidupan yang harmonis dan religius.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan mengatakan, bahwa peluncuran logo ini menjadi langkah awal dalam menggelorakan semangat kebersamaan menuju kejayaan Sumenep pada abad ke-8 perjalanannya.

“Logo dan tema ini bukan hanya untuk sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat dan penyemangat seluruh masyarakat agar cinta terhadap daerahnya dan mau berperan aktif dalam pembangunan,” ujarnya, Minggu (13/7/2025).

Ia pun juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Hari Jadi Sumenep Ke 757 sebagai momentum meneladani nilai perjuangan para leluhur dalam membangun peradaban dan kebudayaan Sumenep yang berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menegaskan, bahwa hari jadi bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Sumenep ke arah yang lebih baik.

“Melalui logo dan tema Hari Jadi Ke 757 ini, kami ingin menggugah semangat kolaborasi semua elemen masyarakat. Hari Jadi bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi bagaimana kita bersama-sama menata masa depan Sumenep yang lebih maju dan sejahtera,” tuturnya.

Baca Juga :  Sukses Terapkan Sistem Digital, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan 

Menurutnya, bahwa tema ‘Jaja Rajja’ mencerminkan tekad kolektif masyarakat Sumenep untuk menjadi daerah yang berdaulat dan bermartabat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Untuk diketahui, Pemkab Sumenep juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba desain logo Hari Jadi Sumenep Ke 757 sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi warga dalam mendukung citra positif daerah. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak
Disbudporapar Sumenep Tertibkan Usaha Hiburan, Pariwisata Didorong Lebih Profesional

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Berita Terbaru