DKUPP Sumenep Anggarkan Rp700 Juta untuk Revitalisasi 12 Kios di Pasar Anom

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERAKTIVITAS: Suasana Pasar Anom kabupaten Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

BERAKTIVITAS: Suasana Pasar Anom kabupaten Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merencanakan revitalisasi 12 kios di Pasar Anom.

Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Halil menyatakan, rencana revitalisasi kios ini dianggarkan Rp700 juta lebih, dikurangi dari Rp. 1 miliar lebih sebelumnya, dengan menarget 12 pedagang.

“Revitalisasi kios ini tepatnya di depan blok sayur,” ujarnya. (17/04/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Apresiasi Pemkab Raih WTP Kedelapan Kalinya dari BPK RI

Menurunya, kios itu berukuran 3×3 atau 3×4 disesuaikan dengan peruntukan para pedagang dan ketersediaan lahan yang ada.

Nantinya, lanjut dia, saat proses pembangunan, para pedagang itu sementara akan direlokasi ke sisi utara hingga selesai.

“Kami sudah woro-woro kepada pedagang, sementara untuk dkrelokasi. Karena hanya sekitar 4 bulan saja,” jelasnya.

Ia berharap, semua pedagang yang akan direlokasi ini dengan kesadaran dirinya untuk relokasi. Pihaknya juga optimis akan tetap maksimal untuk pembangunan tersebut.

“Revitalisasi ini, sementara masih di Pasar Anom, yang lain masih belum direncanakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Sumenep, Moh Ramli mengatakan, revitalisasi ini bukan sekadar pembaruan fisik, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong modernisasi pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

“Pasar rakyat adalah jantung perekonomian lokal. Sayangnya, banyak fasilitas yang sudah tidak layak,” tegasnya.

Maka, melalui program ini pihaknya ingin mengembalikan fungsi pasar sebagai ruang ekonomi yang sehat, aman, dan nyaman, baik untuk pedagang maupun pembeli.

Baca Juga :  Sekwan DPRD Sumenep Ajak Wakil Rakyat Tetap Semangat Jalankan Tugas Negara di Tengah Efisiensi Anggaran

“Kebijakan ini menjadi bagian dari program prioritas daerah dalam pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan,” tutupnya.

Untuk diketahui, saat ini pasar tradisional di Kabupaten Sumenep ada 34 pasar, yang sebagian masih belum maksimal. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terbaru

MENDUNG:
Gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep tampak dari halaman depan (Mufti Che - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB

BERBATIK: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:13 WIB