Kasus Pengadaan Kapal Oleh PT. Sumekar, Benarkah Tersangkanya Hanya 2 Orang

- Redaksi

Minggu, 18 Desember 2022 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Tahapan demi tahapan proses hukum atas penyidikan kasus pengadaan 2 Kapal ghaib pada tahun 2019 oleh PT Sumekar yang sudah merugikan keuangan negara mencapai milyaran rupiah itu terus berlanjut.

Setelah menetapkan 2 tersangka yakni inisial (AY) dan (MS), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep bergerak cepat menyita salah satu kapal tongkang, yakni Kapal Motor DBS V.

Penyitaan terhadap Kapal Motor DBS V ini sebagai barang bukti dalam dugaan kasus korupsi salah satu Badan Usaha Milik Daersh (BUMD) PT Sumekar yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapal Tongkang kita sita di Perairan Pulau Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura. Ditaksir pengadaan kapal tongkang oleh PT Sumekar mencapai Rp1,8 miliar,” terang Trimo, Kajari Sumenep seperti dikutip dari media blok-a.com. Jumat (16-12-2022).

Langkah yang di ambil oleh Kejari Sumenep ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat Sumenep, namun juga menjadi pertanyaan besar apakah benar tersangkanya hanya dua orang, yakni Direktur Utama dan manager keuangan PT Sumekar.

Baca Juga :  Sambut HUT RI Dan Mahkamah Agung, Pengadilan Negeri Sumenep Gelar Donor Darah

Pertanyaan besar tersebut diungkapkan oleh salah satu masyarakat Sumenep yakni Ridhawi, dirinya mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk berani mengusut tuntas hingga ke akarnya seluruh oknum-oknum yang terlibat atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Pengadaan Kapal pada BUMD Kabupaten Sumenep yaitu PT. Sumekar.

“Saya apresiasi langkah Kejari Sumenep, namun, dari Dua tersangka tersebut bisa menjadi pintu masuk Kejari Sumenep untuk mengungkap pihak lain, yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana Pengadaan Kapal Tahun Anggaran 2019,” ucap Ridhawi.

Baca Juga :  Ribuan Warga Kepulauan Sumenep Berhasil Pulang Kampung Melalui Program Mudik Gratis 2025

Masih kata Ridhawi, Menjadi poin penting Kejari untuk mengusut tuntas semua pihak yang diduga terlibat, yang turut menggoreng dana pengadaan kapal tersebut. Dengan begitu publik akan menilai bahwa Kejari Sumenep memang serius memberantas kasus-kasus korupsi.

“Semoga Kejari dibawah pimpinan Trimo berani mengusut tuntas kasus korupsi tersebut,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki, upaya konfirmasi akan terus dilakukan oleh media seputarjatim.com sampai permasalahan korupsi pengadaan kapal oleh PT. Sumekar tahun 2019 tersebut terbuka secara terang benderang. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terbaru