Kerukunan Silaturahmi Warga Papua Jatim Dukung Pelaksanaan OTSUS Jilid Dua

- Redaksi

Rabu, 24 Februari 2021 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Papua yang bermukim di Jawa Timur sampaikan dukungan terhadap OTSUS Jiid Dua. (Foto istimewa)

Warga Papua yang bermukim di Jawa Timur sampaikan dukungan terhadap OTSUS Jiid Dua. (Foto istimewa)

SURABAYA, seputarjatim.com-Masyarakat Papua yang tergabung dalam Kerukunan Silaturahmi Orang-Orang Papua Jatim, mendukung Otonomi Khusus (OTSUS). Hal tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap, pada Selasa (23/2/2021), di salah satu rumah makan di kawasan Gayungan, Surabaya.

Sebelumnya OTSUS Jilid satu sudah dilakukan, dan masyarakat Papua telah merasakan perkembangan serta perhatian dari pemerintah. Namun masyarakat Papua mencium aroma nepotisme dalam pelaksanaannya, oleh karena itu mereka berharap dalam pelaksanaan OTSUS Jilid dua nanti, tidak lagi ada aroma negatif, dan masyarakat Papua bisa merasakan perkembangan daerahnya dengan maksimal.

Dukungan itu disampaikan melalui pernyataan sikap yang dilakukan oleh Masyarakat Papua yang tergabung dalam Kerukunan Silaturahmi Orang- Orang Papua Jatim. Pernyataan tersebut ada lima poin diantaranya:

1. Mendukung pelaksanaan Otsus Papua Jilid II dalam rangka percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat

2. Otsus Papua Jilid II merupakan program pemerintah yang harus didukung demi meningkatkan pendidikan, kesehatan, perekonomian dan perkembangan infrastruktur, agar Papua menjadi provinsi yang maju dan setara dengan daerah lain di Indonesia.

3. Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota se Papua agar profesional dan transparan dalam pengelolaan penggunaan dana Otsus Papua Jilid II serta tidak KKN dalam penentuan sasaran penerima Otsus Jilid II, khususnya pendidikan untuk anak-anak Papua dan Papua Barat serta anak-anak Papua di perantauan.

Baca Juga :  MKKS Bantah Disdik Sumenep Diduga Lakukan Pungli Dana BOS, GAMAS Gelar Aksi Jilid II

4. Mendorong pemerintah untuk segera mengaudit program Otsus Papua Jilid I, agar masyarakat Papua dapat mengetahui penggunaan dananya apakah tepat sasaran atau tidak, karena program Otsus Jilid I hanya dirasakan oleh orang-orang tertentu saja.

5. Mendesak pemerintah pusat agar membentuk lembaga independent untuk pendampingan dan pengawasan program Otsus Papua Jilid II agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Robert. Y. Korwa, selaku sesepuh Papua mengatakan, OTSUS ini harus didukung karena ini merupakan program pemerintah yang harus dilaksanakan, walaupun ia menganggap masyarakat Papua belum pernah merasakan langsung.

“Kalau menurut saya OTSUS ini program pemerintah yang harus didukung, supaya bisa membantu masyarakat kita yang berada di Papua dan Papua Barat, termasuk kami juga yang berada di perantauan. Karena selama ini OTSUS itu tidak pernah kami rasakan secara langsung kalo di bandingkan dengan Papua,” ucapnya.

Sementara hal senada juga di sampaikan oleh Freek Christian, yang juga sesepuh masyarakat Biak, Papua. Ia mengaku OTSUS ini sangat membantu masyarakat Papua, dan diharapkan OTSUS ini bisa dirasakan oleh masyarakat
Papua dari pelosok daerah di Papua.

Baca Juga :  Alat Berat Penambang Fosfat Ilegal Lenyap saat Sidak Pemkab, Ditengarai Disembunyikan Tak Jauh dari Lokasi

“OTSUS ini sangat penting dan sangat membantu masyarakat di Papua, dimana semua ikut merasakan segala sesuatunya itu dari OTSUS, mungkin pelaksanaannya yang kami harapkan ini bisa di terima oleh masyarakat kecil, di pelosok-pelosok daerah papua, sehingga mereka bisa menikmati adanya OTSUS ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Christian memohon kepada pemerintah agar pelaksanaan OTSUS ini bisa dimonitor secara baik, sehingga masyarakat papua bisa merasakan itu semua.

“Bahwa kita adalah bagian dari keluarga Papua dan Papua Barat yang sudah layak dan pantas sama-sama mendapat bagian dari otonomi ini,” tambahnya.

Bram Asmuruf menambahkan, OTSUS ini banyak manfaatnya bagi masyarakat Papua, jika dibandingkan Papua yang dulu dengan Papua yang sekarang.

“OTSUS ini banyak manfaatnya, tetapi sayangnya banyak yang tidak mencapai sasaran, dan pelaksanaan jilid dua ini bisa lebih di evaluasi pelaksanaannya, sehingga bisa baik, bermanfaat, dan mencapai sasaran,” jelasnya. (yud/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata
Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026
HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh
Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura
Darurat Sampah di Talango, Pelabuhan Berubah Jadi Penampungan Limbah Domestik
Pergantian Wakapolres Sumenep, Kompol Haris Darma Sucipto Diminta Cepat Beradaptasi
Kambing BUMDes Tiba-tiba Bertambah Usai Gaduh, Kades Diduga Akali Proyek Pengadaan
Kasus Dugaan Korupsi Desa Meddelan Memanas, Camat Lenteng Tutup Mata

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:23 WIB

Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:20 WIB

Gerimis Tak Surutkan Semangat, Ratusan Peserta Meriahkan JJS SMSI Sumenep di Momentum HPN 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:07 WIB

HUT ke 3, KanalNews.id Gelar JJS Bersama Bupati Sumenep di Wisata Sombher Rajeh

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:43 WIB

Jelang HPN 2026, SMSI Sumenep Ajak Masyarakat JJS dan Cek Kesehatan Gratis di Taman Adipura

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:28 WIB

Darurat Sampah di Talango, Pelabuhan Berubah Jadi Penampungan Limbah Domestik

Berita Terbaru