Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOKUS: Suasana Pelatihan Validasi Data di Ruang Pertemuan Smiley, lantai 3 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

FOKUS: Suasana Pelatihan Validasi Data di Ruang Pertemuan Smiley, lantai 3 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan sistem validasi data sebagai fondasi utama keselamatan pasien dan kualitas layanan medis.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Validasi Data yang digelar di Ruang Pertemuan Smiley, lantai 3 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas validator mutu di setiap unit pelayanan agar seluruh proses layanan berjalan akurat, aman, dan sesuai standar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah tuntutan pelayanan kesehatan modern yang semakin menekankan kecepatan dan ketepatan, validitas data dinilai menjadi elemen krusial yang tidak dapat diabaikan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, menegaskan bahwa data yang akurat merupakan dasar utama dalam menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan pasien secara menyeluruh.

“Validasi data bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan instrumen penting dalam sistem mutu rumah sakit. Data yang benar akan menghasilkan keputusan klinis yang tepat, pelayanan yang aman, serta evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, setiap unit wajib memiliki komitmen yang sama terhadap ketelitian dan konsistensi data,” tegasnya, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga :  Kabur Usai Rudapaksa Cucu Saat Rumah Sepi, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi di Cirebon

Menurutnya, kesalahan validasi data sekecil apa pun dapat berdampak serius terhadap proses pelayanan medis, mulai dari ketidaktepatan tindakan, meningkatnya risiko keselamatan pasien, hingga menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan kesehatan.

“Keselamatan pasien selalu dimulai dari informasi yang benar. Ketika data tidak valid, maka risiko kesalahan akan meningkat. Inilah alasan mengapa budaya validasi harus diperkuat di seluruh lini pelayanan tanpa kompromi,” tambahnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman menyeluruh mengenai sistem validasi mutu pelayanan rumah sakit, mulai dari validasi prosedur medis, penggunaan alat kesehatan, rekam medis, pemberian obat, hingga indikator mutu layanan.

Seluruh proses validasi dilakukan melalui tahapan terstruktur, mulai dari perencanaan, implementasi, pengukuran, evaluasi, analisis hasil, hingga tindak lanjut perbaikan berkelanjutan.

RSUD Sumenep juga menempatkan validasi alat kesehatan sebagai prioritas penting melalui kalibrasi dan pengujian berkala guna memastikan seluruh perangkat medis bekerja optimal dan presisi.

Selain itu, berbagai indikator mutu seperti angka infeksi rumah sakit, waktu tunggu pasien, kepuasan layanan, tingkat keberhasilan tindakan medis, hingga keamanan pemberian obat terus dipantau sebagai bagian dari evaluasi kualitas pelayanan.

Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, adaptasi sistem digital, dan penguatan budaya kerja berbasis akurasi, RSUD Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Mutu pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti pada target administratif semata, tetapi harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam setiap proses pelayanan. Validasi yang kuat adalah benteng utama untuk memastikan rumah sakit mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga :  Taman Maca Asre Pajadu di Sumenep Resmi Diluncurkan, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Budaya Baca Sejak Dini

Melalui penguatan sistem validasi data ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pelayanan kesehatan yang terus berbenah demi menghadirkan layanan medis yang profesional, berkualitas, dan berorientasi penuh pada keselamatan pasien.

Bagi RSUD Sumenep, kualitas pelayanan terbaik selalu berawal dari satu prinsip mendasar: data yang akurat, sistem yang tervalidasi, dan komitmen tanpa henti terhadap keselamatan pasien. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terbaru

BERBATIK: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan komitmen lembaganya dalam menerapkan keterbukaan informasi publik dan memperluas partisipasi masyarakat dalam proses legislasi daerah (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:43 WIB