Konfercab NU Sumenep 2025 Dimulai Hari Ini, Ribuan Kader Kepung Annuqayah Perebutan Nahkoda Baru

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGAN BUNGA: Ucapan Konfercab NU Sumenep 2025 mulai berjejer di Ponpes Annuqayah Guluk Guluk (Doc. Seputar Jatim)

KARANGAN BUNGA: Ucapan Konfercab NU Sumenep 2025 mulai berjejer di Ponpes Annuqayah Guluk Guluk (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, hari ini menjadi pusat perhatian ribuan kader Nahdlatul Ulama se-Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) 2025, Ahad (07/12/2025), sebuah forum tertinggi yang akan menentukan arah gerak organisasi lima tahun ke depan.

Momentum strategis bertema “Satu Fikrah, Satu Harakah” itu dipastikan dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, jajaran Forkopimda Sumenep, serta barisan masyayikh dan tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia Konfercab, A Kurdy Khan menegaskan, bahwa seluruh persiapan hampir sempurna. Panitia bekerja intens selama beberapa hari terakhir, memastikan setiap detail teknis rampung sesuai standar.

“Persiapan sudah 99 persen. Insyaallah Konfercab NU Sumenep siap digelar,” ujarnya.

Agenda besar ini akan diikuti ribuan pengurus dan kader. Seluruh undangan telah disebar, khususnya kepada struktur yang memiliki Surat Keputusan (SK) aktif.

Baca Juga :  Kepala Dapur SPPG Guluk-Guluk Disorot, Jawaban Arogan, Legalitas Dipertanyakan?

Setiap MWCNU mengirimkan lima orang sebagai peserta yang memiliki hak suara, sedangkan Ranting NU juga mengirimkan lima orang namun berstatus peninjau. Hal ini mengikuti hasil verifikasi dan validasi PBNU yang menempatkan PCNU Sumenep dalam grade B.

“Aturan baru dari PBNU menetapkan bahwa yang memiliki hak suara hanya MWCNU. Ranting tetap hadir, tapi sebagai peninjau,” jelas Kiai Kurdy itu.

Ia menambahkan, perubahan ini bukan hanya berlaku di Sumenep, tetapi juga di berbagai wilayah lain.

Meski demikian, kehadiran Ranting NU dianggap sangat penting. Konfercab bukan sekadar kontestasi pemilihan, tetapi juga ruang besar untuk penyusunan rekomendasi, pembahasan strategi, hingga evaluasi perjalanan organisasi.

“Konferensi bukan sekadar memilih orang. Ada LPJ, ada sidang-sidang komisi, ada penyusunan program besar PCNU Sumenep lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Air Mineral 'Eatore' Resmi Diluncurkan, IKAMA dan Pesantren Mathali’ul Anwar Dorong Kemandirian Ekonomi

Berikut Rangkaian Acara yang Padat :

  • 08.00 WIB — Pembukaan

Peserta dari MWCNU dan Ranting diwajibkan registrasi, disusul sambutan dan arahan PBNU.

  • 10.30–11.30 WIB — Sidang Pleno I

Pengesahan tata tertib dan agenda sidang. Dipimpin PBNU atau PWNU.

  • 12.30–13.30 WIB — Sidang Pleno II

Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban PCNU Sumenep masa khidmat 2020–2025.

  • 13.30–15.00 WIB — Sidang Komisi

Pembahasan haluan organisasi melalui Komisi Keorganisasian, Komisi Rekomendasi, dan Komisi Keagamaan.

  • 15.30–16.30 WIB — Sidang Pleno III

Pembacaan dan pengesahan hasil komisi.

  • 19.00–22.00 WIB — Sidang Pleno IV (Puncak Agenda)

Bagian paling krusial:

  1. Pernyataan demisioner PCNU Sumenep
  2. Perhitungan usulan dan pengesahan anggota AHWA
  3. Pemilihan Rais
  4. Pemilihan Ketua PCNU
  5. Penetapan formatur
  • 22.00–23.00 WIB — Penutupan

Sambutan Rais dan Ketua terpilih serta doa penutup. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 
Lewat Pekan Seni Madura X, Sanggar Lentera Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Dunia Seni

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32 WIB

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53 WIB

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10 WIB

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Senin, 6 Juli 2026 - 15:16 WIB

Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen

Berita Terbaru

HANGUS: Personel Yonif TP 931/Kostrad (Satria Jokotole) bersama tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengendalikan kebakaran yang melanda Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Jul 2026 - 23:53 WIB