Konferensi Pers Gagal, Kapolda Jatim Pulang Diam-Diam, Kapolres Sumenep Diduga ‘PHP’ Jurnalis

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 19:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KECEWA: Sejumlah jurnalis dari berbagai media mendatangi Humas Polres Sumenep, setelah sekian lama menunggu konferensi pers pengungkapan temuan 27,83 kilogram kokain yang akhirnya batal digelar tanpa kejelasan dari pihak kepolisian (Mufti Che - Seputar Jatim)

KECEWA: Sejumlah jurnalis dari berbagai media mendatangi Humas Polres Sumenep, setelah sekian lama menunggu konferensi pers pengungkapan temuan 27,83 kilogram kokain yang akhirnya batal digelar tanpa kejelasan dari pihak kepolisian (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Konferensi pers pengungkapan temuan 27,83 kilogram kokain di pesisir Giligenting yang akan digelar di Mapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, berujung gagal total.

Agenda yang semestinya menjadi momentum keterbukaan informasi itu justru menyisakan kekecewaan mendalam bagi puluhan jurnalis di Sumenep.

Konferensi pers yang rencananya dipimpin Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, membuat sejumlah jurnalis dari berbagai platform media cetak, daring, elektronik hingga televisi merasa diterlantarkan karena telah memadati Aula Sanika Satyawada, sejak pagi tanpa ada kepastian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, setelah menunggu kurang lebih tiga jam, para jurnalis justru mendapat kabar bahwa Kapolda Jatim, sudah tidak berada di Mapolres Sumenep, alias telah meninggalkan lokasi tanpa memberikan kejelasan.

Situasi ini memicu kekecewaan sekaligus kemarahan. Kondisi tersebut membuat puluhan jurnalis memilih keluar dari aula setelah menunggu sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB.

Bahkan, tidak ada pemberitahuan resmi, baik penundaan maupun pembatalan agenda, yang disampaikan kepada awak media. Ketiadaan informasi itu memperkuat kesan buruk terhadap pengelolaan agenda resmi tersebut.

SIAP: Sejumlah jurnalis sudah siap meliput konfrensi pers di Aula Sanika Satyawada Mapolres Sumenep (Mufti Che – Seputar Jatim)

Jurnalis Sumenep, Ach Syarif Hidayatullah, mengaku sangat kecewa dan menilai Polres Sumenep, tidak profesional dalam mengelola agenda resmi. Ia bahkan menyoroti lemahnya koordinasi dan komunikasi dari pihak humas.

“Kami datang ke sini sudah lebih dari tiga jam. Ini bukan sekadar menunggu, tapi kami merasa di-PHP dan benar-benar diterlantarkan tanpa kejelasan,” tegasnya, Selasa (14/4/2026)

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Sumenep

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bagaimana fungsi kehumasan tidak berjalan maksimal dan terkesan abai terhadap keberadaan jurnalis yang sedang menjalankan tugas.

“Tiba-tiba Kapolda Jatim sudah pulang tanpa pemberitahuan. Ini sangat tidak menghargai kerja jurnalis yang sudah meluangkan waktu dan tenaga,” lanjutnya dengan nada kecewa.

“Kami meninggalkan banyak pekerjaan. Dalam waktu tiga jam ini, seharusnya kami sudah bisa menulis tiga berita. Tapi justru waktu kami terbuang sia-sia,” tambah jurnalis Jatim Kita itu.

Ia juga menilai sikap tersebut seolah mempermainkan media yang telah hadir untuk menjalankan fungsi kontrol publik.

“Kalau memang tidak ada konferensi pers, jangan undang media. Ini terkesan seperti  PHP kami (mempermainkan kami, red)” pungkasnya tajam.

Sementara itu, saat puluhan wartawan mencoba mengonfirmasi ke bagian Humas Polres Sumenep, namun tidak ada petugas yang berada di ruangan.

Situasi ini semakin memperkeruh keadaan hingga akhirnya Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, turun langsung menemui jurnalis.

Namun, saat dikonfirmasi terkait batalnya konferensi pers dugaan pengungkapan temuan kokain tersebut, Kapolres Sumenep, justru menyatakan bahwa kedatangan Kapolda Jatim bukan untuk agenda rilis kasus itu.

Pernyataan ini memunculkan tanda tanya besar, mengingat seluruh persiapan konferensi pers telah terlihat jelas di lokasi.

Baca Juga :  Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar

“Bukan itu tujuan Kapolda ke sini, karena ada agenda kerja, bukan untuk merilis temuan itu. Dan temuan itu masih akan dilakukan uji laboratorium,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan, di mana banner konferensi pers telah terpasang jelas, lengkap dengan barang bukti yang diduga temuan 27,83 kilogram kokain, sebelum akhirnya diamankan kembali oleh anggota Polres Sumenep. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB