Home / Tak Berkategori

Listrik, Asa Masalembu

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2020 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memasang tiang listrik di Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Rabu, 25/03/2020. (*/SJ Foto)

Petugas memasang tiang listrik di Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Rabu, 25/03/2020. (*/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Puluhan tahun tanpa listrik. Dipaksa gelap, Masalembu. Terjauh, karena Pulau ini “nyaris” masuk wilayah Kalimantan.

“Apa karena kami jauh, lantas seperti dilupakan?” kata Amril membuka percakapan, Rabu, 25/03/2020.

“Apakah terlalu berat, jika kami meminta penerangan?” sambungnya sambil melihat tiang-tiang terpancang.

Amril mengungkapkan, sejak tiang listrik PLN datang, warga terlihat riang. “Rencana” mengusir gelap dari Pulau Masalembu disambut antusiasme semua kalangan.

“Anda bayangkan puluhan tahun tanpa listrik. Bagaimana sekolah kami, puskesmas kami, sarana pemerintahan, rumah-rumah. Coba matikan meteran listrik di rumah anda sehari saja, dan rasakan, itulah kami,” katanya terbata-bata.

Baca Juga :  Sapeken, Pulau Religius yang Kental dengan Norma Adatnya Sedang Diuji oleh Kasus Nadia

Dan wajar, menurut Amril, penancapan ratusan tiang listrik di sepanjang titik Masalembu adalah hal yang sangat ditunggu warga.

“Semoga tak lama, dan listrik nyala,” harapnya.

Terpisah, Darul Hasyim Fath, anggota DPRD Sumenep meminta agar proses pemasangan jaringan listrik di Pulau Masalembu berjalan sesuai rencana.

“Ini program pemerintah pusat termasuk provinsi. Jangan pernah menunda lagi dengan alasan apapun. Listrik sesegera mungkin harus bisa dinikmati warga,” kata Darul di sela agenda resesnya, Rabu, 25/03/2020.

Baca Juga :  Semangat Panen Garam
Darul Hasyim Fath, anggota DPRD Sumenep F-PDIP bincang santai bersama warga dalam resesnya di Pulau Masalembu. (*/SJ Foto)

Masuknya listrik di Pulau Masalembu, menurut Darul menjadi manifestasi komitmen pemerintahan Jokowi terhadap nasib-nasib warga pulau terpencil.

“Kami dukung Pak Jokowi kok, Jokowi menang disini. Layak kami meminta listrik pada Presiden,” imbuhnya.

Saat ini, euforia listrik menjalar di penjuru Masalembu. Kata Amril, karena ini asa. Puluhan tahun. Setelah dipaksa gelap. (mg4/red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gotong Royong Lintas Sektor di Kampung Ageng, DLH Sumenep Edukasi Warga Soal Budaya Bersih
Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Sidak Pasar Anom, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Terkendali
Kepala SPPG Batu Putih Buka Suara Soal Ulat di MBG, Namun Pengawasan Internal Dipertanyakan
Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang
Tak Layak Konsumsi, Wali Murid di Lebeng Timur Pilih Uang Ketimbang MBG Bau
Pemkab Sumenep Kampanyekan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal di HGN Ke 66
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
Aroma Limbah dan Kualitas MBG Diprotes, Pengelola SPPG Saronggi Dinilai Tutup Mata

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:04 WIB

Gotong Royong Lintas Sektor di Kampung Ageng, DLH Sumenep Edukasi Warga Soal Budaya Bersih

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:26 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Sumenep Sidak Pasar Anom, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:51 WIB

Kepala SPPG Batu Putih Buka Suara Soal Ulat di MBG, Namun Pengawasan Internal Dipertanyakan

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:07 WIB

Ambil Batu, Sopir Pick Up di Pragaan Tewas Usai Kendaraan Terjun ke Jurang

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:34 WIB

Tak Layak Konsumsi, Wali Murid di Lebeng Timur Pilih Uang Ketimbang MBG Bau

Berita Terbaru