Minta Restu Kyai, Tokoh Pemuda Launching Yayasan Milenial Madura

- Redaksi

Jumat, 8 November 2019 - 17:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Ir Donny M. Siradj, MBA, MPP, didampingi KH Fikri Warits melaunching Yayasan Milenial Madura, di Sekretariat YMM Jl Jaksa Agung Suprapto No. 6, Kota Sumenep, Jawa Timur, Jumat, 08/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Ir Donny M. Siradj, MBA, MPP, didampingi KH Fikri Warits melaunching Yayasan Milenial Madura, di Sekretariat YMM Jl Jaksa Agung Suprapto No. 6, Kota Sumenep, Jawa Timur, Jumat, 08/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Niat mambangun Sumenep, puluhan tokoh pemuda di Kota Sumenep, Jawa Timur, melaunching Yayasan Milenial Madura (YMM) bertempat di kantor sekretariat YMM, Jl Jaksa Agung Suprapto No.6, Sumenep, Jawa Timur, Jumat sore, 08/11/2019. Yayasan Milenial Madura didirikan untuk membantu pembangunan kota sumekar di bidang keagamaan, sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Jargon utama yang digaungkan Yayasan Milenial Madura adalah “Toron Yuk, Bangun Sumenep”.

“Ini rumah saya. Saya lahir di Sumenep, kakek dan ayah saya juga orang Sumenep. Lama saya berkeliling dunia membangun karir. Dan sudah saatnya kami ikut berpikir membangun Sumenep kedepan. Program-program yang dilakukan Yayasan Milenial Madura (YMM) ini nantinya akan menggandeng semua pondok pesantren di Sumenep,” terang Ir. Donny M. Siradj, MBA, MPP, Founder dan Dewan Pembina YMM dalam konferensi pers bersama wartawan Sumenep, Jumat, 08/11/2019.

Pengurus Yayasan Milenial Madura (YMM) berpose dengan wartawan dalam launching, Jumat, 08/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Pendirian Yayasan Milenial Madura (YMM) menurut lulusan Harvard Busines School, Amerika ini dilatarbelangi komitmen bersama para putra daerah yang berkarir diluar negeri dan Jakarta. Semangat tersebut menurut Donny disampaikan kepada para tokoh Kyai di Kabupaten Sumenep, antara lain KH Muqsith Idris (Ponpes Annuqoyah), KH Fauzi Tidjani (Ponpes Al-Amien), KH Taifur Ali Wafa (Ponpes As Sadad), KH Ramdhan Siradj (ponpes Nurul Islam), KH taufiqurrahman FM (Ponpes Mathlabul Ulum), dan dukungan dari Kyai milenial KH Fikri Warits (Ponpes Annuqoyah).

“Visi besar YMM bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan kualitas SDM di era 4.0,” lanjut Donny.

Dalam launching yang digelar Jumat sore, 08/11/2019 itu, dilakukan tanya jawab antara wartawan dan pengurus yayasan tentang langkah dan strategi pelibatan pesantren dalam program-program yang akan dilakukan.

“Kita merangkul pesantren agar para santri bisa aktif berbuat. Tidak hanya menonton. Seperti di era 4.0, di era kecanggihan teknologi, kita akan salurkan ilmu-ilmu tersebut di pesantren. Semisal pembuatan konten blog video dan semacamnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemprov Jatim Gerak Cepat Kirimkan Tim dan Bantuan ke Jember
Launching Yayasan Milenial Madura (YMM) diisi tanya jawab bersama wartawan. (Didik/ SJ Foto)

Yayasan Milenial Madura menurut Donny juga memiliki jaringan nasional dan internasional. “Di tingkat pusat YMM didukung Sandiaga Uno dan Ustad Abdul Somad. Sementara di internasional kita juga membangun komunikasi dengan Imam Syamsi Ali yang memiliki yayasan nusantara di Amerika Serikat. Kita juga berkomunikasi dengan Komunitas Masyarakat Islam Indonesia (KMII) di Jepang,” urainya.

Kegiatan yang pertama kali diadakan Yayasan Milenial Madura (YMM) adalah Sumenep Bershalawat yang akan digelar di Masjid Jamik, Kota Sumenep,Jumat malam, 08/11/2019.

Launching Yayasan Milenial Madura (YMM) dihadiri puluhan wartawan Sumenep dan dikemas dalam suasana santai. (Didik/ SJ Foto)

KH Fikri Warits yang datang dalam launching YMM berharap, pendirian yayasan ini akan menjadi wadah bagi kaum milenial di Sumenep untuk ikut berpikir, dan memberi sumbangsih ide untuk pembangunan Sumenep.

“Semoga apa yang kita cita-citakan ini (YMM) akan mendatangkan kebaikan bagi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumenep,” kata KH Fikri Warits. (dik/red)  

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:31 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Berita Terbaru