oleh

Minta Restu Kyai, Tokoh Pemuda Launching Yayasan Milenial Madura

SUMENEP, seputarjatim.com Niat mambangun Sumenep, puluhan tokoh pemuda di Kota Sumenep, Jawa Timur, melaunching Yayasan Milenial Madura (YMM) bertempat di kantor sekretariat YMM, Jl Jaksa Agung Suprapto No.6, Sumenep, Jawa Timur, Jumat sore, 08/11/2019. Yayasan Milenial Madura didirikan untuk membantu pembangunan kota sumekar di bidang keagamaan, sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Jargon utama yang digaungkan Yayasan Milenial Madura adalah “Toron Yuk, Bangun Sumenep”.

“Ini rumah saya. Saya lahir di Sumenep, kakek dan ayah saya juga orang Sumenep. Lama saya berkeliling dunia membangun karir. Dan sudah saatnya kami ikut berpikir membangun Sumenep kedepan. Program-program yang dilakukan Yayasan Milenial Madura (YMM) ini nantinya akan menggandeng semua pondok pesantren di Sumenep,” terang Ir. Donny M. Siradj, MBA, MPP, Founder dan Dewan Pembina YMM dalam konferensi pers bersama wartawan Sumenep, Jumat, 08/11/2019.

Pengurus Yayasan Milenial Madura (YMM) berpose dengan wartawan dalam launching, Jumat, 08/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Pendirian Yayasan Milenial Madura (YMM) menurut lulusan Harvard Busines School, Amerika ini dilatarbelangi komitmen bersama para putra daerah yang berkarir diluar negeri dan Jakarta. Semangat tersebut menurut Donny disampaikan kepada para tokoh Kyai di Kabupaten Sumenep, antara lain KH Muqsith Idris (Ponpes Annuqoyah), KH Fauzi Tidjani (Ponpes Al-Amien), KH Taifur Ali Wafa (Ponpes As Sadad), KH Ramdhan Siradj (ponpes Nurul Islam), KH taufiqurrahman FM (Ponpes Mathlabul Ulum), dan dukungan dari Kyai milenial KH Fikri Warits (Ponpes Annuqoyah).

“Visi besar YMM bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan kualitas SDM di era 4.0,” lanjut Donny.

Dalam launching yang digelar Jumat sore, 08/11/2019 itu, dilakukan tanya jawab antara wartawan dan pengurus yayasan tentang langkah dan strategi pelibatan pesantren dalam program-program yang akan dilakukan.

“Kita merangkul pesantren agar para santri bisa aktif berbuat. Tidak hanya menonton. Seperti di era 4.0, di era kecanggihan teknologi, kita akan salurkan ilmu-ilmu tersebut di pesantren. Semisal pembuatan konten blog video dan semacamnya,” imbuhnya.

Launching Yayasan Milenial Madura (YMM) diisi tanya jawab bersama wartawan. (Didik/ SJ Foto)

Yayasan Milenial Madura menurut Donny juga memiliki jaringan nasional dan internasional. “Di tingkat pusat YMM didukung Sandiaga Uno dan Ustad Abdul Somad. Sementara di internasional kita juga membangun komunikasi dengan Imam Syamsi Ali yang memiliki yayasan nusantara di Amerika Serikat. Kita juga berkomunikasi dengan Komunitas Masyarakat Islam Indonesia (KMII) di Jepang,” urainya.

Kegiatan yang pertama kali diadakan Yayasan Milenial Madura (YMM) adalah Sumenep Bershalawat yang akan digelar di Masjid Jamik, Kota Sumenep,Jumat malam, 08/11/2019.

Launching Yayasan Milenial Madura (YMM) dihadiri puluhan wartawan Sumenep dan dikemas dalam suasana santai. (Didik/ SJ Foto)

KH Fikri Warits yang datang dalam launching YMM berharap, pendirian yayasan ini akan menjadi wadah bagi kaum milenial di Sumenep untuk ikut berpikir, dan memberi sumbangsih ide untuk pembangunan Sumenep.

“Semoga apa yang kita cita-citakan ini (YMM) akan mendatangkan kebaikan bagi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumenep,” kata KH Fikri Warits. (dik/red)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *