Home / Tak Berkategori

Nikita Mirzani Telanjangi Kabupaten Sumenep, Berikut Tanggapan Disbudporapar

- Redaksi

Selasa, 19 April 2022 - 19:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Nikita Mirzani (istimewa)

Foto: Nikita Mirzani (istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com–Artis kontroversial Nikita Mirzani yang saat ini sedang syuting pembuatan FTV di Kabupaten Sumenep, Madura, kembali membuat heboh dengan mengunggah beberapa vidio dan viral di berbagai platform media.

Setidaknya ada tiga vidio yang saat ini jadi perbincangan hangat di beberapa group WA, dalam vidio tersebut dengan jelas nikita mirzani mengatakan bahwasanya di Sumenep tidak ada makanan yang enak dan tim promonya pada kelaparan, bahkan dia juga mengatakan di sumenep tidak ada restoran yang proper. Dan yang lebih ironi lagi tempat hotel dia menginap tidak luput dari sindirannya dengan mengatakan tempat yang dia tempati tidak bagus.

“De Baghraf hotelnya ini tidak bagus, masak gak nyiapain makanan, terus kalau tidak ada nasi harusnya telepon dong, bilang gak ada nasik mbak, mau di beliin diluar, ini diem-diem aja, hotel De Baghraf di Sumenep madura gak bagus nich, bisa mati orang kelaperan,” Ucapnya dalam vidio tersebut.

Menanggapi vidio tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sumenep saat dikonfirmasi media ini mengatakan, seperti yang diketahui masyarakat Sumenep mayoritas umat muslim dan saat ini sedang melaksanakan puasa ramadhan, otomatis  tempat makanan banyak yang tutup.

“Kalau mau Googling tempat makanan enak di Sumenep sebenarnya banyak, tapi sekarang kan puasa tidak ada resto ataupun cafe yang buka siang hari, karena tutup dan baru buka menjelang buka puasa,” Jelas H. Iksan. Selasa (19-04-2022)

Ditanya terkait tempat menginap yang juga menjadi keluhan nikita mirzani, h. Iksan memilih lebih irit bicara karena itu bukan wewenangnya, namun dirinya melihat hotel tersebut sudah maksimal dalam menjamu dan melayani para tamunya.

“Harusnya sebelum syuting dilihat dan disiapkan dari awal oleh kru nya, namanya artis ibu kota ada saja yang menjadi keluhan,   saya lihat banyak artis yang lain makan nasi kotak fine-fine saja kok tidak ada keluhan, berbeda dengan artis satu ini,” Pungkasnya.

Baca Juga :  KPU Sumenep Resmi Buka Pendaftaran PPK Untuk Pemilu 2024, Berikut Tahapannya

Sementara itu, dikutip dari media PortalMadura.Com kedatangan artis nikita mirzani oleh Bupati Sumenep diharapkan melalui film bisa mengenalkan dan mengangkat nama baik wisata Sumenep. Apalagi, bupati Sumenep bahwasanya Nikita Mirzani dikatakan berasal dari Sumenep.

“Silakan syuting di Sumenep. Kami terbuka untuk siapapun,” katanya, Senin (18/4/2022).

Apalagi kata dia, cerita dalam FTV itu kisah nyata semasa menjadi orang biasa hingga sukses menjadi artis papan atas.

“Ini justru menjadi motivasi bagi kita semua bahwa kehidupan itu harus dijalani rasa syukur,” ujarnya.

“Saya tidak melihat Mbak Niki saja. Tapi justru bahwa para artis itu tidak lupa dengan kehidupannya selama di Sumenep. Bagus untuk di support,” ucapnya.

Sebelumnya, artis kontroversial Nikita Mirzani melakukan syuting di 5 lokasi. Selain 4 lokasi di Sumenep, juga satu lokasi di wilayah Bangkalan, Madura.

FTV yang dibintangi Nikita Mirzani dengan 4 lokasi syuting di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diharapkan mampu menarik wisatawan untuk datang ke Sumenep.(Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB