Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 01:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

HEBAT: Kepala Disdukcapil Sumenep, R. Ach. Syahwan Effendi (kanan) bersama Wabub Sumenep, Imam Hasyim (kiri) usai meresmikan aplikasi SIKERIS (SandiGT - Seputar Jatim)

HEBAT: Kepala Disdukcapil Sumenep, R. Ach. Syahwan Effendi (kanan) bersama Wabub Sumenep, Imam Hasyim (kiri) usai meresmikan aplikasi SIKERIS (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) resmi meluncurkan Sistem Informasi Kependudukan dan Registrasi (SIKERIS), sebuah aplikasi layanan terpadu yang menjadi tonggak baru transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan.

Aplikasi SIKERIS dirancang sebagai pusat layanan kependudukan berbasis digital yang terintegrasi, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan data di Kabupaten Sumenep. Peluncuran ini disebut sebagai langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan efisien.

Kepala Disdukcapil Sumenep sekaligus Plt Sekretaris Daerah, R. Ach. Syahwan Effendi, menyampaikan,bahwa SIKERIS bukan hanya alat bantu administratif, tetapi juga sistem kendali data yang memastikan pembaruan informasi dapat tercatat secara otomatis dan akurat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SIKERIS kami rancang sebagai sistem kendali data. Dengan integrasi digital, setiap pembaruan tercatat secara otomatis dan bisa dipantau lebih akurat,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Baca Juga :  PT ESM Pamekasan Kirim 20 Juta Rokok ke Filipina, Babak Baru Kebangkitan Industri Tembakau Madura

Syahwan menegaskan,bahwa ketertiban dan akurasi data kependudukan menjadi pondasi penting dalam penyaluran berbagai program pemerintah yang berbasis NIK.

Melalui SIKERIS, potensi tumpang tindih data dan kesalahan pencatatan dapat ditekan secara signifikan.

“Kami ingin memastikan bahwa data yang dimiliki pemerintah benar-benar sahih, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, bahwa inovasi digital harus dapat diakses masyarakat hingga pelosok desa. Menurutnya, SIKERIS menjadi bukti komitmen Pemkab Sumenep dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim menegaskan, bahwa SIKERIS berbeda dari layanan sebelumnya yang tersebar dan membutuhkan proses panjang. Sistem ini menghadirkan layanan satu pintu digital untuk berbagai kebutuhan kependudukan.

“SIKERIS menghadirkan satu pintu digital untuk berbagai kebutuhan kependudukan. Mulai perekaman dan pencetakan KTP-el, pengajuan KIA, akta kelahiran dan kematian, layanan pindah datang, hingga konsolidasi dan pengecekan data realtime,” jelasnya.

Menurutnya, sistem ini mampu memangkas alur birokrasi sekaligus mempercepat waktu pengurusan dokumen yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Baca Juga :  IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik

Ia menekankan, bahwa tantangan layanan publik yang semakin kompleks hanya dapat dijawab dengan digitalisasi.

“Masyarakat butuh layanan yang cepat, tepat, dan bebas hambatan. Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” tandasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB