Pride of Jayabaya, Dhoho Street Fashion ke-5 Digelar Meriah

PEMERINTAHAN26 Dilihat

KEDIRI, seputarjatim.com Pride of Jayabaya menjadi tema dalam gelaran Dhoho Street Fashion ke-5, Kamis, 05/12/2019. Ajang ini menjadi momen unjuk gigi para desainer lokal maupun nasional dalam membuat karya berbahan dasar kain tenun khas Kota Kediri “Tenun Ikat Bandar Kidul”. Acara yang digelar di Hutan Kota Jayabaya ini disaksikan langsung Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, serta Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak.

Bunda Fey sapaan Ketua Dekranasda Kota Kediri menyatakan puas dengan terlaksananya Dhoho Street Fashion ke-5 tahun ini. Menurut Bunda Fey, Dekranasda Kota Kediri memberikan kesempatan desainer lokal untuk ikut ambil bagian di ajang ini. Diantaranya Mbak Nunung, Mas Khosim, dan siswa-siswi SMKN 3 Kediri.

“Tadi banyak penonton yang bilang bahwa karya busana anak SMKN 3 Kediri beda gitu, kayak yang kita beli baju biasa sama yang mereka jahit kok beda. Karyanya bagus dan keren,”ujarnya.

Kedepan, Ketua Dekranasda Kota Kediri ini juga akan melibatkan melibatkan asosiasi perancang dalam acara Dhoho Street Fashion berikutnya.

“Mereka bebas berkreasi dan kita kasih panggung, karena suasana acara ini sangat berbeda dengan acara fashion show yang lain. Biasanya hanya di dalam gedung atau indoor saja, nah ini kita explore ruang terbuka hijau yang Pemerintah Kota Kediri miliki. Dan itu konsisten dilakukan dari dulu sehingga banyak potensi yang Kota Kediri punya bisa diangkat,” kata Bunda Fey.

p 3
BANGGA: Walikota Kediri Abdullah ABu Bakar bangga Dhoho Fashion Street menjadi ajang berkarya desainer lokal dan nasional. (Inug/ SJ Foto)

Sementara itu Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menuturkan rasa kagumnya atas gelaran Dhoho Street Fashion ke-5. Menurut Mas Abu, sapaan karibnya, ajang ini dipenuhi kreasi-kreasi busana baru yang ditampilkan oleh para desainer-desainer dan khususnya desainer lokal Kota Kediri. Secara khusus Mas Abu juga mengapresiasi karya siswa-siswi SMKN 3.

“Kita lihat tadi rancangan busana para desainer yang ditampilkan, tenun yang digunakan tidak hanya kombinasi dua motif tenun tapi mungkin ada tiga sampai empat motif yang dikombinasikan. Kain tenun Kota Kediri itu bisa dibuat rancangan busana yang bagus dan yang jelas kain tenun itu keren dan handmade. Tenun itu bisa dipakai untuk semua kalangan seperti anak-anak, anak muda dan juga orang tua. Kalau dilihat tadi dipakai anak muda keren. Ini saya sangat kagum sekali kepada Dhoho Street Fashion ke-5 ini mudah-mudahan kedepan semakin bagus lagi dan semakin banyak yang berkolaborasi di acara ini. Mudah-mudahan acara ini terus berlanjut dan semakin banyak juga desainernya,” ungkap Abdullah Abu Bakar.

Sementara itu Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur menyampaikan ucapan selamat kepada Dekranasda Kota Kediri, yang ikut menyukseskan ajang fashion ini.

“Saya turut bangga menyaksikan karya wastra nusantara yang disajikan oleh para desainer ternama seperti Mas Priyo, Mas Didiet, Mbak Samira Bafagih dan tak ketinggalan juga para desainer lokal Kota Kediri Mas Khosim, Mbak Nunung dan putra-putri SMKN 3 Kediri,” ujarnya.

p 2
SUPPORT: Arumi Bachsin Emil Dardak ikut menyaksikan gelaran Dhoho Fashion Street yang digelar di Kota Kediri, Kamis, 05/12/2019. (Inug/ SJ Foto)

Lebih lanjut Arumi menjelaskan, bahwa kehadirannya menyaksikan Dhoho Street Fashion kali ini merupakan bentuk support sesama pejuang Dekranasda di daerah. Gelaran Dhoho Street Fashion menurutnya setiap tahun terus memberikan warna baru. Selain itu, ajang ini selalu memberikan kesempatan kepada pelajar untuk ikut berlomba.

“Tenun ikat Kediri ini sudah bagus dan ayo pertahankan. Makin hari makin milenial dan beri kesempatan kepada semua lini. Hari ini kita lihat anak SMKN 3 punya panggung dan sediakan desain untuk semua usia, baik buat anak-anak, remaja dan orang tua, terus warnanya berbeda dan dinamis,” ujar Arumi Bachsin Emil Dardak.

Dalam pelaksanaannya, gelaran Dhoho Street Fashion ke 5 ini juga dimeriahkan dengan penampilan grup paduan suara Kediri Youth Voice dan Tari Jayabaya dari CK Dance serta special perform DJ Ari Wulu.

Hadir dalam acara ini Forkopimda Kota Kediri, Ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa Timur Gardjati Heru Thahjono, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, Guest Desainer Didiet Maulana, Priyo Oktaviano, Samira M Bafagih, serta desainer lokal Kota Kediri Luxecesar Boutique, Azzkasim Boutique, Numansa, dan siswa-siswi SMKN 3 Kediri. (Nug/red)

Komentar