Home / Tak Berkategori

Proyek PT Garam Disebut Jadi Pemicu Jalan Rusak di Gapura

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2020 - 10:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Korban menjalani perawatan di RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep. (Foto Istimewa)

Korban menjalani perawatan di RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep. (Foto Istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Aktifitas bongkar muat material proyek PT Garam disebut menjadi salah satu pemicu konflik warga di tiga desa di Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur.

“Korban bernama Kholik ini menutup jalan karena kecewa jalan rusak akibat proyek PT Garam. Penutupan ini membuat warga marah,” terang Kapolres Sumenep dalam konferensi pers, Selasa, 18/08/2020.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Pasar Keppo Ramai

Kapolres menambahkan, pihaknya berharap kedua belah pihak dapat menahan diri dan damai.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita upayakan agar Sumenep tersebut kondusif,” imbuhnya.

Saat ini korban atas nama Kholik masih dirawat intensif di RSUD dr.Mohammad Anwar Sumenep. Korban mengalami luka parah di bagian wajah akibat pengeroyokan.

Baca Juga :  3.829 Orang Jalani Karantina di Gedung Observasi Berbasis Desa di Jatim

Polisi masih melakukan penyelidikan dengan membentuk tim dari unsur Satreskrim Polres Sumenep. Belum ada tersangka dalam kejadian yang berlangsung didepan Mapolsek Gapura itu. (mg2/red)

 

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB