Sampah Bisa Jadi Rupiah, Ini Yang Dilakukan PT Santos Jaya Abadi

- Redaksi

Jumat, 20 September 2019 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melihat kerajinan limbah plastik yang dibuat para ibu-ibu binaan PT Santos Jaya Abadi, Sidoarjo, Jawa Timur. (istimewa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melihat kerajinan limbah plastik yang dibuat para ibu-ibu binaan PT Santos Jaya Abadi, Sidoarjo, Jawa Timur. (istimewa)

SIDOARJO, seputarjatim.com Penanggulangan limbah plastik menjadi isu hangat yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Untuk mendukung itu, PT Santos Jaya Abadi, selaku produsen kopi Kapal Api yang mendominasi pasar kopi sachet terbesar di Indonesia tidak tinggal diam.

Dimulai dari tahun 2017, tim Corporate Share Value (CSV) PT Santos Jaya Abadi mencoba mencari solusi untuk menanggulangi limbah sachet plastik. Melalui program Creative Ecopreneur dan dengan tagline Green Mission & Emprovement, PT Santos Jaya Abadi bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo mulai memberdayakan keterampilan para ibu-ibu.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah minta PWI dan SIWO Jatim Sukseskan Jatim Jadi Tuan Rumah Porwanas 2020

Terdapat sedikitnya 8 perkumpulan ibu-ibu yang melakukan daur ulang sampah plastik sachet kopi kapal api, antara lain di Desa Bringinbendo, Sambibulu, Gilang, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Limbah sachet kopi yang awalnya hanya sampah dan tidak bermanfaat, diubah menjadi kerajinan tangan yang kreatif, cantik, ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Tidak hanya itu, PT Santos Jaya Abadi selain memberikan pelatihan juga ikut membantu dalam pemasarannya yang dikemas dalam even pameran di berbagai kota besar di Indonesia.

Baca Juga :  Unik, Konsep Go Green Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru Polresta Sidoarjo

Harga produk kerajinan sachet karya para ibu-ibu ini dijual mulai dari Rp. 15.000,- hingga Rp. 250.000,- per item. Hingga saat ini jumlah kerajinan yang dibuat telah mencapai 2600 item produk dengan pemanfaatan limbah plastik sebanyak 2,6 ton.

Dan tahun 2019 ini, PT Santos Jaya Abadi bersama dengan Tokopedia Cabang Surabaya, mengadakan Program Pelatihan Pemasaran secara digital. Harapannya adalah produk yang telah dihasilkan dapat dipasarkan secara online dan dikenal oleh masyarakat yang lebih. (fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal
Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo
Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:53 WIB

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:43 WIB

Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Senin, 20 April 2026 - 17:48 WIB

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:53 WIB

MENGECEK: Warga bersama kepolisian saat mengvakuasi benda mirip torpedo (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:43 WIB

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB