Home / Tak Berkategori

Sumenep Punya Ponpes Rehabilitasi Narkoba, Ini Pesan Bupati Sumenep

- Redaksi

Senin, 21 Maret 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep saat meresmikan Gedung Asrama Baru di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Ulum Utara, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding

Foto: Bupati Sumenep saat meresmikan Gedung Asrama Baru di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Ulum Utara, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding

SUMENEP, seputarjatim.com–Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, meresmikan Gedung Asrama Baru di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Ulum Utara, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, gedung asrama tersebut merupakan tempat rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.

Pantauan media dilokasi peresmian, selain Bupati Sumenep tampak hadir juga Forkopimda Sumenep, kepala OPD, sejumlah kepala BUMD hingga perusahaan migas.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi panggilan akrab Bupati Sumenep, mengatakan bahwa peresmian gedung Asrama Rehabilitasi Narkoba di PP Hidayatul Ulum itu merupakan salah satu visi misinya saat mencalonkan sebagai Bupati di Kota Keris ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan janji saya saat mencalonkan diri sebagai bupati, yakni; pertama menyelamatkan generasi kita dari narkoba, yang kedua agar remaja kita tidak putus sekolah,” kata Bupati Fauzi saat memberikan sambutan. Minggu (20/4/2022).

“Apalagi Madura merupakan salah satu sasaran Narkoba. Oleh sebab itu kami programkan pondok remaja sejahtera seperti di pesantren ini, yang khusus menangani remaja atau pemuda kita yang sudah terjerumus ke barang haram itu,” sambung Fauzi.

Baca Juga :  Miris, Pelajar SMP di Sumenep Ditangkap Usai Membeli Sabu

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Sumekar itu menjelaskan, kaum remaja atau milenial harus diselamatkan, sabab berpengaruh pada indeks pembangunan manusia (IPM).

“Untuk meningkatkan SDM kita maka IPM kita harus bagus, jadi jangan sampai gara-gara narkoba banyak generasi kita putus sekolah,” ujar Bupati Fauzi menjelaskan.

Oleh sebab itu, sambung Politisi PDI Perjuangan, pemerintah daerah melalui Dinas Kesbangpol Sumenep memberikan bantuan Hibah kepada PP Hidayatul Ulum Utara Gadu Barat, untuk dibangun Asrama baru untuk santri rehabilitasi narkoba.

“Akhirnya melalui salah satu OPD kita, ditaruhlah anggaran yang menjadi salah satu kebutuhan Pondok pesantren untuk dibangun Asrama Rehabilitasi Narkoba yang kita resmikan hari ini,” kata Suami Nia Kurnia menuturkan.

Sementara itu, Pengasuh PP Hidayatul Ulum Utara Gadu Barat, K. Qusyairi Zaini, mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah daerah utamanya kepada Bupati Sumenep, telah memberikan bantuan berupa hibah pembangunan asrama rehabilitasi narkoba.

Baca Juga :  Jalin Sinergitas Jelang Pemilu, Polsek Lenteng Sambangi Kantor PPK

“Saya sangat berterimakasih kepada Pemerintah karena telah memberikan bantuan asrama untuk santri rehabilitasi narkoba. Karena sebelumnya kami tempatkan di satu kamar pakai kayu, tapi alhamdulilah saat ini sudah asrama ini,” kata K. Qusyairi saat memberikan sambutan.

Beliau juga menuturkan, bahwa menangani 28 Santri rehabilitasi narkoba cukup bikin pusing dari pada mengurus santri biasa 200 santri.

Sebab menurut K. Qusyai, santri rehabilitasi narkoba ini memiliki keahlian khusus, yakni kebiasaan yang bukan santri, seperti menjual beras tanpa izin, ngutang disana sini dan, bertengkar dan berkelahi.

“Tapi alhamdulilah dari 28 Santri rehabilitasi narkoba 8 orang sudah normal kembali dan kembali ke orang tuanya masing-masing,” tutur K. Qusyai.

“Bahkan dari 20 santri yang masih menetap di Pondok sudah ada yang bisa baca dan hatam Al-Qur’an hingga tiga kali, yang sebelumnya tidak bisa sama sekali membaca Al-Qur’an,” kata K. Qusyai serasa bersyukur. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
DPMD Sumenep Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pembinaan LPPD Profesional
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:09 WIB

Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB