Tambang Fosfat Di Kecamatan Lenteng Tidak Berizin, Pemkab Sumenep Warning Bos Penambang

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022 - 09:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto:Tambang fosfat yang ada di kecamatan lenteng

Foto:Tambang fosfat yang ada di kecamatan lenteng

SUMENEP, seputarjatim.com–Aktivitas tambang fosfat yang ada di desa Ellak Daya dan Daramista Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura yang akhir-akhir ini menjadi polemik dan penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat dipastikan tidak berizin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep, Ernawan Utomo, menurut dirinya, pertambangan yang ada di kecamatan lenteng tersebut tidak berizin.

“Jelas sudah tidak ada, kalaupun ada izinnya paling explorasi bukan izin exploitasi,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya. Kamis (27-10-2022).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan dirinya berjanji, dalam waktu dekat ini akan turun lapangan untuk meninjau langsung pertambangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi tersebut.

“Nanti saya survei, kalau memang tidak ada izinnya nanti saya laporkan,” janjinya.

Baca Juga :  Cafe Nara, Tongkrongan Kawula Muda Paberasan

Sebelumnya, tambang fosfat yang beraktivitas di Kecamatan Lenteng menyasar dua desa sekaligus, Desa Ellak Daya dan Daramista disinyalir nekat beroperasi secara sembunyi-sembunyi.

Hal ini terungkap lantaran sampai saat ini dalam melakukan aktivitasnya bos atau pemilik tambang fosfat di Kecamatan Lenteng tanpa ada pemberitahuan kepada kepala desa setempat sekaligus ke pemerintah kecamatan setempat.

“Sampai saat ini tidak ada pemberitahuan kepada pihak Kecamatan Lenteng, baik itu dari pihak penambang maupun dari pihak desa yang dijadikan lokasi tambang,” tegas Plt. Camat Lenteng, Suryadi Irawan saat dikonfirmasi. Kamis (27/10/22).

senada dengan Plt. Camat Lenteng, Kepala Desa Ellak Daya dan Kepala Desa Daramista, wilayah yang menjadi sasaran aktivitas pertambangan fosfat menegaskan juga tidak ada pemberitahuan terkait aktivitas pertambangan fosfat yang beroperasi di Desa Ellak dan Daramista.

Baca Juga :  Dibuka Bupati, Ratusan Pembalap Jajal Grasstrack Sumenep Open 2022

“Tidak ada pemberitahuan,” tegas Kepala Desa Ellak Daya, Khairuddin.

Kades Daramista, Dodi Arista, juga mengaku terkait pertambangan fosfat di desanya tidak ada pemberitahuan kepada pihak pemerintah desa dari penambang kalau akan melakukan penambangan di wilayahnya.

“Saya baru tahu sekarang, itupun dikasih tahu oleh Kepala Desa Ellak Daya,” terangnya.

Kades Dodi menegaskan juga tidak bakal memberikan izin pertambangan fosfat terjadi di desanya.

“Kalaupun nantinya ada pemberitahuan pasti kami tidak akan kasih izin kalau izinnya belum lengkap,” tegas Kades Daramista.

Sampai berita ini tayang kembali, seputarjatim.com bersama tim akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru