Tangkal Radikalisme, Kesbangpol Sumenep Gelar Dialog Bersama Tomas

- Redaksi

Rabu, 1 Desember 2021 - 13:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Destianto Kabid Kewaspadaan Kesbangpol Sumenep didampingi Camat Lenteng, Anggota Polsek Lenteng, Danramil Lenteng serta Kasat Intelkam Polres Sumenep.

Foto: Destianto Kabid Kewaspadaan Kesbangpol Sumenep didampingi Camat Lenteng, Anggota Polsek Lenteng, Danramil Lenteng serta Kasat Intelkam Polres Sumenep.

Sumenep,Seputarjatim.com,- Guna mencegah terjadinya radikalisme, terorisme dan konflik sosial ditengah masyarakat, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumenep, Madura menggelar dialog wawasan kebangsaan di pendopo kecamatan lenteng. Rabu (1-12-2021)

Acara yang dihadiri dari berbagai unsur ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta sebagai upaya langkah-langkah pencegahan penyebaran terorisme serta pencegahan terhadap pemahaman yang menyimpang khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Kegiatan ini perlu untuk membuat dan melakukan pencegahan, agar masyarakat sumenep khususnya tidak cepat terpengaruh dan gampang terpercaya terhadap paham-paham yang dianggap radikalisme ini,” Jelas Destianto Kabid Kewaspadaan Kesbangpol Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih kata Destianto, Jika tidak dilakukan upaya-upaya sedini mungkin, dikhawatirkan penyebaran paham serta aliran yang menyimpang akan marak terjadi di sumenep. Apalagi Baru-baru ini ada kejadian penangkapan terhadap terduga teroris di Sumenep yang ditangkap oleh Densus 88 mabes polri.

Baca Juga :  PT. Sumekar Disoal, Puluhan Karyawannya Tidak Digaji

“Kami sering mengadakan  sosialisasi baik di tingkat desa maupun kecamatan dan disetiap sosialisasi kami sengaja selipkan materi-materi terkait radikalisme dan terorisme sehingga masyarakat tidak mudah percaya dengan hasutan-hasutan untuk berjihad utamanya ajakan dari kelompok-kelompok terlarang,” Paparnya.

Terahir, Destianto mengajak seluruh elemen masyarakat sumenep untuk bersama-sama mencegah masuknya radikalisme dan terorisme di kabupaten ujung timur pulau Madura ini. “Mari kita bersama sama untuk mencegah masuknya radikalisme dan terorisme, perlu di perkuat wawasan kebangsaan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, serta memelihara hubungan dan kerukunan sesama manusia di lingkungannya. Pungkasnya.

Baca Juga :  SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare

Sementara itu Kasat Intelkam Polres Sumenep, AKP Rochim Soenyoto mengatakan, untuk pencegahan terorisme di sumenep pihaknya akan menguatkan  4 pilar kebangsaan, yang mana 4 pilar kebangsaan ini akan terus diserukan kepada masyarakat sumenep agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dan bisa menangkal paham radikalisme ini.

“Kita harus mengingatkan kepada masyarakat untuk bahaya radikalisme ini, jangan sampai mereka terbawa oleh arus yang salah, karena itu semua bisa membahayakan ideologi negara dan dapat menghancurkan NKRI,”jelas Rochim singkat. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:31 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Berita Terbaru