TPID Sumenep Gelar FGD Kendalikan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, saat memberikan sambutan dalam acara FGD jelang tahun baru (Foto Istimewa)

TEGAS: Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, saat memberikan sambutan dalam acara FGD jelang tahun baru (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim  Pemerintah Kabupaten Sumenep, Maadura, Jawa Timur, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Stabilitas Pasokan dan Harga Komoditas Strategis Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru 2026”.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep lantai 2 tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para camat, serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar menegaskan, bahwa FGD digelar untuk memperkuat koordinasi serta komunikasi lintas sektor guna menjaga stabilitas inflasi daerah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan utama FGD hari ini adalah memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama dalam mengantisipasi dinamika harga dan pasokan menjelang akhir tahun. Dengan koordinasi yang kuat, kita dapat menjaga stabilitas inflasi di Kabupaten Sumenep,” ucapnya, Sabtu (22/11/2025).

Baca Juga :  Sengketa Pemotongan Atap Kios di Pasar Anom Sumenep Memanas, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa konsumsi masyarakat cenderung meningkat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, yang berdampak pada potensi gejolak harga, terutama pada sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging sapi, cabai, dan bawang.

“Melalui FGD ini, kami ingin memastikan ketersediaan pasokan aman, harga tetap terkendali, dan distribusi berjalan lancar. Masyarakat harus merasa tenang dan tidak khawatir terhadap potensi lonjakan harga,” tegas Wabup.

Oleh sebab itu, Wabup meminta seluruh perangkat daerah melakukan pemetaan komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia juga menginstruksikan agar laporan terkait stok, kebutuhan, dan distribusi komoditas disampaikan secara rutin dan terukur. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:10 WIB

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru