Truk Pengangkut Galian C Ugal-ugalan, Komisi III DPRD Sumenep Desak Kepolisian Segera Lakukan Tindakan

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 12:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: M. Muhri usai dilantik sebagai Anggota DPRD Sumenep, di Pendopo Agung Keraton

TERSENYUM: M. Muhri usai dilantik sebagai Anggota DPRD Sumenep, di Pendopo Agung Keraton

SUMENEP, Seputar Jatim – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta aparat penegak hukum segara melakukan penutupan tambang galian c ilegal.

Sebab, tambang galian c yang diduga tidak mengantongi izin sangat berdampak buruk kepada alam dan masyarakat sekitar.

Selain itu, para pengangkut hasil galian c tersebut seringkali mengabaikan keselamatan di jalan raya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, M. Muhri menegaskan, bahwa polisi harus menjaga keamanan masyarakat pada umumnya.

“Salah satunya, apabila pengendara dump truk yang mengangkut hasil kerukan tambang galian c ilegal lebih muatan dan hampir mencelakakan pengendara motor. Segera untuk melakukan penindakan,” tegasnya, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Gelar GPM Guna Stabilisasi Harga di Tengah Kenaikan Sejumlah Komoditas

Kalau kelebihan muatan, lanjut dia, polisi harus bertindak, karena bagian dari pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas terkadang menjadi pintu awal kecelakaan lalu lintas.

Ia menegaskan, tambang galian c yang ada di Sumenep tidak mengantongi izin. Dengan demikian, penegak hukum segara melakukan langkah taktisnya untuk menyikapi tambang yang tidak berizin.

“Komisi 3 tegas, kita minta penegak hukum bertindak, karena tambang di Sumenep bisa dipastikan semua ilegal,” jelasnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyampaikan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas ESDM Jatim, untuk memetakan soal perijinan tambang, dimana ternyata memang semua ilegal.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan pertemuan dengan kepolisian agar menindak karena penegakan hukum tambang di kepolisian.

“Tambang galian c yang ilegal yang masih beroperasi saat ini harus ditutup,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terbaru