2 Pasien Positif Corona di Jatim Kembali Dinyatakan Sembuh

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2020 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa s
memimpin konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, 26/03/2020. (Fahmi/SJ foto)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa s memimpin konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, 26/03/2020. (Fahmi/SJ foto)

SURABAYA, seputarjatim.com- Dua orang pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur kembali konversi negatif atau sembuh, sehingga total pasien sembuh yang sebelumnya 5 orang menjadi 7 orang. Kedua orang pasien tersebut sebelumnya di rawat di Rumah Sakit Unair (RSUA) Kota Surabaya.

Kedua pasien tersebut diketahui telah konversi negatif atau sembuh, setelah sebelumnya telah melalui pemeriksaan berulang laboratorium untuk memastikan benar-benar telah sembuh.

“Alhamdulillah, ada kabar baik untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Karena ada 2 orang pasien lagi di Jatim yang dinyatakan sembuh. Mari kita mendoakan bersama mereka yang dirawat segera sembuh ,” terang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (26/3) sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peta sebaran virus corona (covid-19) di Jawa Timur. (Fahmi/SJ Foto)

Namun demikian, Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini tetap mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kesehatan secara mandiri. Salah satunya dengan tetap membatasi beraktivitas di luar rumah, untuk mencegah penularan Covid-19.

“Patuhi anjuran pemerintah untuk dirumah sementara waktu dan menerapkan physical distancing. Ini untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19 di Jawa Timur dan untuk kepentingan kebaikan bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Cegah Corona, DPC Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Gelar Penyemprotan

Kabar baik lainnya, lanjut Khofifah, terdapat tambahan dua RS sebagai rujukan untuk perawatan infeksi covid 19 sehingga totalnya menjadi 65 rumah sakit, yaitu, RS TNI AU di Magetan dan RSUD Dr. Soewandi Surabaya. Dengan demikian, total bed untuk layanan Covid-19 yang tersedia di Jatim menjadi 1784 bed dari yang sebelumnya 1.613 bed.

Sementara itu, dijelaskan Khofifah, hingga Kamis 26 Maret pukul 16.00 WIB jumlah kasus positif Covid-19 di Jatim bertambah 8 menjadi 59. Sedangkan, untuk orang dalam pemantauan (ODP) juga mengalami kenaikan yang sebelumnya 2.542 kasus menjadi 3.055, dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebelumnya 190 kasus menjadi 221 kasus.

“Hingga pukul 16.00 WIB sore ini ada kasus tambahan positif Covid-19 sebanyak 8 kasus, sehingga dari yang kemarin 51 orang menjadi 59 orang ,” terang Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan, sebaran kasus positif Covid-19 di Jatim yaitu di Surabaya 33 kasus, Kab. Magetan 8 kasus, Kab. Sidoarjo 8 kasus, Kab. Malang 4 kasus, Kota Malang 2 kasus, Kab. Kediri 2 kasus, Kab. Blitar 1 kasus, dan Kab. Gresik 1 kasus.

Baca Juga :  Nelayan Pengedar Sabu Ditangkap

“Untuk daerah yang masih berstatus hijau atau belum ditemukan kasus positif Covid-19 maupun PDP yaitu Kab. Sumenep, Kab. Bojonegoro, dan Kab. Bondowoso. Kalau yang kuning agak orange berarti ada PDP, dan yang merah itu adalah daerah terjangkit,” terang mantan Menteri Sosial ini.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa Forum Obrolan Covid-19 (fovid19.Jatimprov.go.id) yang baru dilaunching kemarin telah dikunjungi oleh 33 ribu pengunjung. Ia berharap akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan aplikasi tersebut. Dimana, pertanyaan tersebut akan direspon secara real time oleh 1800 relawan yang tergabung di dalamnya

“Masyarakat cukup melakukan chating dengan mengunjungi laman ini,” imbuhnya.

Turut mendampingi pada kegiatan tersebut, antara lain Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, dan Dirut RSUD Dr. Soetomo Joni Wahyuadi. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh
Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:10 WIB

ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:57 WIB

Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB