48 Pasang Karapan Sapi Rebut Piala Bupati Sumenep 2025

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 08:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KOMPAK: Pemenang Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep 2025 saat melakukan foto bersama dengan Kepala Disbudporapar Moh. Iksan (kaos putih) (Doc. Seputar Jatim)

KOMPAK: Pemenang Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep 2025 saat melakukan foto bersama dengan Kepala Disbudporapar Moh. Iksan (kaos putih) (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep 2025 di Lapangan Giling, Minggu (14/9).

Sebanyak 48 pasang sapi terbaik dari berbagai kecamatan ikut ambil bagian untuk bisa bertanding di Karapan Sapi Piala Presiden 2025 di Bangkalan.

Pantauan media ini, ribuan masyarakat memadati arena sejak pagi untuk menyaksikan tradisi kebanggaan Pulau Madura tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meraka sambil bersorak-sorai berpadu dengan alunan musik saronen, yang menciptakan suasana meriah sekaligus menegangkan di setiap pertandingan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, bahwa Karapan Sapi bukan hanya sekadar hiburan, melainkan identitas budaya yang harus terus dijaga.

“Tradisi ini adalah warisan leluhur yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus merawat sekaligus mempromosikan karapan sapi sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).

Baca Juga :  HIMAAKSI UTM Gelar Seminar Tugas Akhir Vokasi, Alumni AJak Mahasiswa Berpikir Kritis

Menurutnya, ajang seleksi ini juga menjadi ruang apresiasi bagi para peternak dan pemilik sapi karapan.

“Kami berharap para peserta menunjukkan sportivitas dan semangat kebersamaan. Siapa pun yang menang nanti, merekalah duta Sumenep menuju Piala Presiden 2025,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohamad Iksan menjelaskan, bahwa 48 pasang sapi dibagi ke dalam tiga kelompok.

“Pertandingan ini merupakan tahapan awal seleksi. Dari sini akan lahir perwakilan Sumenep yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” jelasnya.

Selain sebagai ajang adu kecepatan, Karapan Sapi juga menampilkan kreativitas dalam penamaan sapi-sapi peserta.

Bahkan, banyak deretan nama unik mewarnai setiap Pool, mulai dari Ancaman Marino, DRT Speed, Meteorku, Kapten Zeus, Anak Sultan, hingga Rudal Angkasa, yang mencerminkan karakter kuat sekaligus kebanggaan pemiliknya.

Dengan dukungan penuh Pemkab Sumenep, Karapan Sapi tahun ini diharapkan bukan hanya menjadi tontonan tradisional, tetapi juga ajang penguat jati diri budaya Madura sekaligus magnet wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Kasus Bayi Tewas di Sumenep, Sang Ibu Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Bengkulu Selatan

Berikut daftar lengkap peserta yang berlaga di tiga pool:

Pool A: Ancaman Marino, Gajah Mada, Meteorku, Lombok Balap, Kereta Malam, Angin Timur, Bongkar 86, Prabu Siliwangi, DRT Speed, Super Leader, Jagal Reborn, Potre Koneng, Topeng Hitam, Bola Api Neraka, Bintang Komala, Joker.

Pool B: Kalajengking, Kembang Api Jek, Komando, Milka, Mega Remmeng, Turis Bali, Kapten Zeus, Potre Koneng, Pelor Pamungkas, Briduh Jr., Bola Maut, Takbir Sakti, Pok Kopok, Jokotole, Ngampong Lebet, Kotap Nampeleng.

Pool C: Takbir Sakti, Bar Bar Oke, Anak Sultan, Bunto’ Apoy, Lap Alap, Joker, Selebritis, Laba-Laba, Anak Ajaib, Pokemon, Jungjung Derajat, Kembang Api, Rudal Angkasa, Joko Melleng, Prabu Siliwangi, Berekay Briduh. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru