Peternak Bojonegoro Bersyukur, Ganjar Creasi Bawa Solusi Atasi Sulitnya Pakan Ternak di Musim Kemarau

- Redaksi

Kamis, 9 November 2023 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Bojonegoro, seputarjatim.com- Sulitnya ketersediaan pakan ternak akibat cuaca ekstrem menjadi sebuah permasalahan yang cukup pelik. Terbatasnya stok pakan seperti rumput maupun produksi pertanian yang sudah mulai kering acapkali membuat para peternak harus mengeluarkan biaya pakan lebih besar ketika menghadapi musim kemarau.

Foto Istimewa

Untuk menyiasatinya, Generasi Alumni Muda Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (Unair) yang tergabung dalam sukarelawan Ganjar Creasi mengadakan pelatihan budi daya dan pengolahan indigofera sebagai pakan ternak berkualitas tinggi.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung di Kopi Bunda, Jalan Raya Kedungdowo, Desa Kedungdowo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (9/11/23) menggandeng para peternak dan masyarakat umum.

Salah satu peternak asal Bojonegoro, Muhamad Ryan (19) mengungkapkan tak banyak yang bisa dilakukan mereka untuk mencukupi kebutuhan pakan di kala kemarau tiba.

“Sekarang karena lagi kemarau pakannya kan sapi itu membutuhkan rumput sama jerami, kan kemarau lagi gaada air mesti tumbuh-tumbuhan pada kering semua kan. Otomatis semua rumput ya lebih susah nyarinya harus di tempat lain yang agak jauh juga,” ucap Ryan.

Baca Juga :  Ganjar Creasi Berkomitmen Tingkatkan Generasi Muda di Malang Melek Digital

“(Kalau gak ada ya terpaksa) beli, beli itu jerami se pickup itu minimal Rp200-300 ribuan, untuk kurang lebih seminggu untuk dua hewan,” imbuh dia.

Hadirnya edukasi mengenai indigofera mampu membangkitkan optimisme dan semangat peternak untuk memenuhi gizi hewan ternak dengan pakan alternatif ini.

“Saya mendukung adanya kegiatan ini supaya masyarakat di wilayah sini bisa tau tumbuhan yang bisa di buat pakan ternak. Mayoritas beternak semua karena si sini kan tani kan otomatis mengandalkan ternak sama lahan sawah,” tukas dia.

Indigofera merupakan jenis pakan hijauan dari kelompok leguminosa (polong-polongan) pohon yang memiliki ukuran sedang dan punya daya tahan terhadap kondisi kekeringan sehingga sangat cocok ditanam sebagai alternatif pakan ternak menghadapi musim kemarau.

Baca Juga :  Dukung Masyarakat Hidup Sehat, Mak Ganjar Jatim Gelar Senam Massal

Tanaman indigofera bisa dibilang pakan alternatif berkualitas, sebab kandungan protein di dalamnya mencapai lebih dari 20 persen dan memiliki palatabilitas yang tinggi. Di sisi lain, akar dari indigofera juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk.

Wakil Koordinator Wilayah G-Creasi Jawa Timur, Ahmad Anwar As Sidiq mengungkapkan dari beragam jenis indigofera, pihaknya memperkenalkan Indigofera zollingeriana.

Jenis tanaman ini memiliki kandungan protein yang tinggi setara dengan rumput alfalfa, mulai dari protein 28-32 persen, serat baik 38,30-51,05 persen, acid detergen fiber (ADF) 28,6-42,29 persen, kalsium 1,16-1,78 persen, fosfor 0,26-0,31 persen, kalium 1,3-1,4 persen, hingga magnesium 0,45-0,51 persen.

“Untuk tanaman indigofera yang kita pakai sebagai Pelatihan ini berjenis indigofera zollingeriana, di mana tergolong ke dalam tanaman leguminosa. Dan sangat cocok ditanam di tanah yang kering dan kurang kadar air,” ungkap Anwar. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi
Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan
Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep
Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat
Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat
KPU Sumenep Gelar FGD, Hasil Evaluasi Pilkada 2024 Bakal Dibawa ke Provinsi hingga Pusat
KPU Sumenep Gelar FGD untuk Evaluasi Pilkada 2024
KPU Sumenep Resmi Serahkan SK Usulan Pengesahan Bupati dan Wabup Terpilih 2024-2029

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:32 WIB

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi

Senin, 17 November 2025 - 06:40 WIB

Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Jumat, 26 September 2025 - 12:09 WIB

Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep

Senin, 22 September 2025 - 07:30 WIB

Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:46 WIB

Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB