Pemkab Sumenep Launching Bupati Award 2024 untuk Dorong Kreativitas Camat dan Lurah

- Redaksi

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SWAFOTO: Pemkab Sumenep melaunching penganugerahan Bupati Sumenep Award 2024

SWAFOTO: Pemkab Sumenep melaunching penganugerahan Bupati Sumenep Award 2024

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melaunching penganugerahan Bupati Sumenep Award 2024.

Kegiatan digelar untuk untuk memotivasi camat dan lurah agar selalu kreatif dan inovatif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Tak hanya itu, penganugerahan Bupati Award juga untuk menjalin sinergitas kinerja dengan kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, kegiatan ini sebagai evaluasi untuk mengukur kinerja kecamatan dan kelurahan setiap tahunnya, serta mendorong agar lebih inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Siap Maju di Pilkada 2024, Bambang Soekwanto Mundur sebagai Pj Bupati Bondowoso

“Kecamatan dan kelurahan harus memiliki komitmen dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik,” katanya, Jumat (05/07/2024).

Menurutnya, Bupati Award menjadi media untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada para camat dan lurah, supaya bisa berbagi pengalaman dalam pengembangan potensi di wilayahnya masing-masing.

“Diharapkan dengan adanya pengembangan potensi itu mampu memacu pertumbuhan perekonomian daerah sekaligus sebagai pemicu kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lanjut ia mengingatkan, kegiatan ini jangan sebatas sebagai formalitas namum mempunyai kualitas dalam upaya peningkatan pelayanan publik.

Kata dia, kecamatan serta kelurahan mempunyai peran sangat penting dan strategis dalam menerjemahkan visi misi pemerintah daerah.

“Kami ingatkan agar para camat dan jajarannya harus menguatkan sinergitas dengan para kepala desa untuk bersama-sama membanguan wilayahnya,” bebernya.

Yang jelas, panitia penyelenggara Bupati Award utamanya tim penilai harus bekerja secara profesional dalam menentukan yang terbaik, supaya kegiatannya benar-benar menghasilkan camat dan lurah kreatif dan inovatif.

Baca Juga :  Menyiapkan Pesantren Bervisi Global Sebagai Warisan Kebudayaan

“Tim Penilai untuk memberikan nilai sesuai dengan kenyataan di lapangan, jangan sampai salah menentukan siapa camat dan lurah terbaik di Bupati Award 2024 ini,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Berita Terbaru