Mudik Gratis 2025 dari Bupati Sumenep untuk Santri Jelang Bulan Ramadan 1446 H

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 09:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, Seputar Jatim – Menjelang Bulan Ramadan 1446 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membukan program Santri Mudik Bareng 2025, secara gratis.

Hal ini, untuk memastikan perjalanan pulang santri dari berbagai pondok pesantren ke kepulauan Sumenep berjalan lancar dan nyaman.

Diketahui, ini bentuk perhatian Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, terhadap para santri yang akan kembali ke kampung halaman untuk merayakan ibadah Ramadan bersama keluarga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Santri adalah aset berharga bagi Sumenep. Kami ingin memastikan mereka bisa pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” katanya, Rabu (19/2/2025).

Baca Juga :  Petani Tembakau di Sumenep Rasakan Manfaat Perusahaan Rokok Lokal: Dulu Terjerat Hutang, Kini Bisa Beli Lahan

Tak hanya itu, kata dia, bahwa program ini bertujuan untuk meringankan beban santri dan keluarganya.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi para santri agar dapat berkumpul dengan keluarga,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pendaftaran dilakukan melalui koordinator yang ditunjuk oleh masing-masing pondok pesantren. Santri wajib mengisi daftar nama dan pelabuhan tujuan.

“Koordinator santri akan menyampaikan surat permohonan mudik gratis kepada Bupati Sumenep dengan tembusan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep. Surat ini harus dilengkapi daftar santri yang berangkat, ” beber Politisi Muda PDIP itu.

Saat keberangkatan nantinya, sambung dia, santri akan mendapatkan tiket kapal di loket pelabuhan yang telah ditentukan sesuai dengan daftar yang sudah diverifikasi.

“Bagi santri yang ingin menggunakan Kapal Express Bahari, tersedia potongan harga Rp 70.000 per tiket. Proses pendaftaran tetap sama dengan kapal reguler,” tandas Suami Nia Kurnia itu juga

Orang nomor satu di Kota Keris itu juga berharap program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi santri.

“Semoga perjalanan para santri diberkahi dan mereka bisa kembali dengan semangat baru,” pungkas Suami Nia Kurnia itu.

Untuk diketahui, mudik bareng ini mencakup beberapa rute pelayaran, yaitu Kalianget-Raas, Kalianget-Sapudi, Kalianget-Kangean-Sapeken, Jangkar-Kangean, Jangkar-Sapudi, dan Jangkar-Raas.

Bagi santri atau pihak pondok pesantren yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa langsung menghubungi kontak layanan WhatsApp 0877-5003-5715. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terbaru