Kejari Geledah Kantor KPU Sumenep Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024, Eks Komisioner Tunggu Panggilan!

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENGECEK: Aktivitas di Kantor KPU Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

MENGECEK: Aktivitas di Kantor KPU Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, menggeledah Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhir Juli 2025 kemarin.

Kejari juga mengeledah gudang penyimpanan dokumennya, atas dugaan korupsi dalam pengadaan logistik Pemilu 2024 lalu.

Langkah hukum dalam perkara ini yang sebelumnya sekadar penyelidikan kini naik ke level penyidikan. Sebab, penyimpangan anggaran logistik Pemilu ini berpotensi merugikan keuangan negara.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata membenarka, bahwa timnya menyita sejumlah dokumen dalam penggeledahan itu.

“Iya benar, ada penggeledahan terkait perkara. Kantor KPU Sumenep dan gudangnya menjadi lokasi utama. Untuk hasilnya belum bisa kami sampaikan karena masih dalam pendalaman penyidikan,” tegas Indra, Minggu (24/8/2025).

Baca Juga :  Peserta Kompak Ikut Lomba Layangan 'Ngunjuk Lajengan Abareng Bupati', Bukti Tradisi Lokal Masih di Hati Warga Sumenep

Terpisah, Ketua KPU Sumenep, Nurus Syamsi, mengaku menghormati langkah Aparat Penegak Hukum.

Menurutnya, perkara ini muncul sebelum dirinya menjabat, sehingga sebagian besar dokumen yang dicari penyidik berkaitan dengan periode komisioner sebelumnya.

“Kasus ini sudah ada sebelum saya menjabat Ketua KPU. Dokumen yang diminta Kejari sebagian besar tersimpan di gudang, dan itu umumnya masa komisioner lama serta dikelola sekretariat,” bebernya.

Lebih lanjut Syamsi menambahkan, dirinya tidak dimintai keterangan khusus oleh penyidik.

“Saya tidak ditanya apa-apa. Pemeriksaan diarahkan langsung ke mantan komisioner sebelumnya,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, bahwa arsip pertanggungjawaban logistik Pemilu 2024, termasuk laporan penggunaan anggaran, menjadi fokus penyidik. Dokumen-dokumen inilah yang diduga menyimpan jejak kejanggalan pengadaan.

Perkara ini bukan isu baru. Penyelidikan atas dugaan penyimpangan logistik Pemilu sudah bergulir sejak tahun lalu.

Namun, penggeledahan kali ini menjadi penanda penting, bahwa kasus tidak lagi berjalan di tempat, melainkan memasuki fase serius untuk membongkar siapa yang harus bertanggung jawab.

Baca Juga :  Nur Faizin Akui Rokok Ilegal di Madura Rugikan Negara, Publik: Dia Tidak Ingin Melihat Warga Madura Makmur

Hingga kini, Kejari Sumenep masih menutup rapat hasil temuan lapangan. Belum ada keterangan resmi soal nilai potensi kerugian negara maupun siapa saja yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, eskalasi perkara ke tahap penyidikan dan langkah penggeledahan besar-besaran memperlihatkan bahwa dugaan korupsi logistik Pemilu 2024 bukan sekadar isu politik belaka, melainkan kasus hukum yang kini memasuki jalur yang sangat serius. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terbaru