Wali Murid Tolak Massal MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Kepala RA HT: Kami Bukan Kelaparan, Ini Soal Gizi

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Wali murid menolak massal MBG kering dari SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

Wali murid menolak massal MBG kering dari SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh SPPG Pakamban Laok 2 di bawah naungan Yayasan Bumi Asfan Abadi menuai penolakan keras dari wali murid RA HT.

Bantuan yang seharusnya menunjang kecukupan gizi anak justru dinilai tidak pantas, minim nilai gizi, dan terkesan asal-asalan.

Kepala Raudlatul Athfal Hidayatut Thalibin (RA HT) Siti Maysaroh, menegaskan bahwa seluruh wali murid sepakat mengembalikan paket MBG karena menu yang diterima jauh dari standar gizi anak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua wali murid menolak. Isinya hanya roti, susu kotak (cokelat), dan potongan pepaya tiga sampai empat iris. Itupun datang terlambat. Wali murid menilai menu seperti ini tidak mencerminkan program gizi, apalagi untuk anak-anak,” tegasnya, saat ditemui media ini, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase

Lanjut ia menambahkan, penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Para wali murid merasa program MBG yang diterima tidak menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan gizi anak, melainkan terkesan hanya menggugurkan kewajiban.

“Wali murid menyampaikan dengan tegas, mereka bukan orang yang kelaparan sampai harus menerima menu seperti ini. Yang dipersoalkan adalah kualitas dan nilai gizinya, bukan sekadar ada atau tidak,” tegasnya.

Lebih jauh, Siti Maysaroh menyayangkan pelaksanaan MBG yang dinilai sarat kepentingan bisnis dan minim tanggung jawab moral.

“Kami merasa hanya dijadikan objek bisnis. Jika kualitas makanan untuk anak-anak kami seperti ini, maka wajar jika gizi dan niat baik program ini dipertanyakan,” katanya.

Kekecewaan juga muncul saat pihaknya mencoba meminta penjelasan dari sopir pengantar MBG. Namun, sopir mengaku tidak mengetahui apa pun terkait isi dan standar menu yang dibagikan.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima

“Mereka hanya bilang tugasnya mengantar. Tidak tahu soal MBG, tidak tahu soal kualitas. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan,” tambahnya.

Penolakan juga datang dari wali murid berinisial IF menyebutkan, bahwa kondisi buah pepaya yang diterima sudah tidak segar dan tidak layak dikonsumsi anak.

“Ini disebut MBG? Pepayanya kecil, layu, dan sudah tidak pantas dimakan anak saya. Kalau begini, lebih baik dikembalikan,” pungkasnya, dengan nada kecewa.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan media kepada pihak SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi, melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapat respons hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:49 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep

Berita Terbaru