SUMENEP, Seputar Jatim – Euforia olahraga menggema di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, seiring digelarnya Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 yang disambut antusias ratusan klub dari berbagai penjuru daerah.
Sebanyak 109 tim ambil bagian dalam kompetisi ini, menjadikannya salah satu turnamen voli terbesar di tingkat kabupaten tahun ini.
Rinciannya, kategori putra diikuti 88 klub, sementara sektor putri diikuti 21 klub yang siap menunjukkan performa terbaik.
Seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan RJ Impact, Desa Kasengan, Kecamatan Manding, yang menjadi episentrum persaingan sekaligus panggung lahirnya talenta-talenta baru.
Seremoni pembukaan berlangsung meriah dengan sentuhan budaya khas melalui penampilan Tari Muang Sangkal.
Nuansa tradisional yang kental memperkuat identitas lokal di tengah atmosfer kompetisi, menghadirkan harmoni antara olahraga dan budaya yang menjadi ciri khas Sumenep.
Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Muarif, menegaskan bahwa tingginya partisipasi klub mencerminkan meningkatnya gairah pembinaan voli di daerah.
“Ajang ini kami desain bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai ruang seleksi alami bagi atlet berbakat. Pemandu bakat kami akan memantau langsung setiap pertandingan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Sebagai agenda perdana di bawah kepengurusan baru, turnamen ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan prestasi voli Sumenep. Tidak hanya berorientasi pada gelar juara, PBVSI juga mendorong pembentukan karakter atlet yang tangguh dan profesional.
Syamsul turut mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap laga. Menurutnya, kualitas turnamen tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari sikap dan integritas para pemain di lapangan.
“Semangat fair play harus menjadi fondasi utama. Dari sini kita ingin membangun atlet yang tidak hanya hebat secara teknik, tetapi juga berkarakter kuat,” tegasnya.
Dengan skala besar, atmosfer kompetitif, serta dukungan publik yang tinggi, Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan simbol kebangkitan olahraga voli yang kian mengakar dan berkembang pesat di Madura. (Sand/EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









