Bupati Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan dan Mahasiswa Kurang Mampu

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BERDIRI: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Bantuan Hibah Sosial di Pendopo Agung Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

BERDIRI: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Bantuan Hibah Sosial di Pendopo Agung Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam memperluas manfaat pembangunan terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Pemkab Sumenep juga memperkuat sektor sosial melalui penyaluran bantuan hibah kelembagaan, beasiswa pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu, serta bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang lebih merata dengan memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan agar dapat berkembang dan mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari capaian infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan harus memiliki nilai manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan program yang mampu memperkuat kehidupan sosial, mendukung pendidikan, dan memberikan ruang yang sama bagi seluruh masyarakat,” katanya, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  Usung Tema Songennep Sodek Parjuga, Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Resmi Diperkenalkan

Menurutnya, lembaga sosial dan keagamaan memiliki peran penting dalam membantu pemerintah membangun karakter serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui bantuan hibah tersebut, pemerintah daerah berharap lembaga penerima dapat semakin optimal menjalankan fungsi sosialnya dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

“Lembaga kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Dengan dukungan yang diberikan, diharapkan keberadaannya semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain penguatan kelembagaan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Bupati menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

“Anak-anak muda adalah aset masa depan Sumenep. Pemerintah ingin memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan, sehingga kelak mampu berkontribusi bagi daerah,” katanya.

Bupati juga menekankan pentingnya menghadirkan pembangunan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia berharap bantuan alat bantu yang diberikan dapat meningkatkan kemandirian penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami ingin pembangunan di Sumenep dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali. Setiap warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kelompok penerima manfaat.

Ia menyebutkan, hibah uang untuk lembaga keagamaan diberikan kepada 116 lembaga dengan total anggaran sebesar Rp5.883.440.000.

“Bantuan tersebut diberikan kepada pondok pesantren, yayasan, masjid, musala, dan lembaga keagamaan lainnya yang telah memenuhi ketentuan sebagai penerima,” terangnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan beasiswa bagi 126 mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan total nilai Rp307.500.000.

“Beasiswa ini merupakan bentuk dukungan agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi,” tambahnya.

Untuk penyandang disabilitas, Pemkab Sumenep turut menyerahkan empat unit kursi roda sebagai sarana pendukung mobilitas.

Baca Juga :  Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Bupati Sumenep Minta Nilai Kesabaran dan Keikhlasan Terus Dijaga

“Melalui program ini, pemerintah berharap penerima manfaat dapat menjalani aktivitas dengan lebih mudah dan memiliki tingkat kemandirian yang lebih baik,” pungkasnya.

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi
Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup
Usung Tema Songennep Sodek Parjuga, Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Resmi Diperkenalkan
SIMANTRA Resmi Diluncurkan, Pemkab Sumenep Siapkan Talenta ASN Unggul
DPRD Sumenep Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Kembali Raih WTP 9 Kali Berturut-turut
DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD
Doa Sang Proklamator Menggema di Keraton Sumenep, Bupati Ajak Warga Rawat Semangat Bung Karno
Hari Lahir Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Persatuan di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:08 WIB

4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:53 WIB

Bupati Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan dan Mahasiswa Kurang Mampu

Senin, 22 Juni 2026 - 21:34 WIB

Usung Tema Songennep Sodek Parjuga, Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Resmi Diperkenalkan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:45 WIB

SIMANTRA Resmi Diluncurkan, Pemkab Sumenep Siapkan Talenta ASN Unggul

Berita Terbaru

BERBATIK: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan komitmen lembaganya dalam menerapkan keterbukaan informasi publik dan memperluas partisipasi masyarakat dalam proses legislasi daerah (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:43 WIB