Disbudporapar Sumenep Cetak Generasi Nasionalis Lewat Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TURLAP: Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Andre Zulfikarnain, meninjau peserta Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

TURLAP: Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Andre Zulfikarnain, meninjau peserta Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat perannya dalam membangun karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan berbasis budaya, sejarah, dan kreativitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Lomba Mewarnai Sketsa Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno sekaligus masuk dalam Kalender Event Sumenep 2026.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan peserta dari jenjang PAUD, TK/RA hingga SD mengikuti perlombaan dengan penuh antusias. Tak sekadar menjadi ajang unjuk kreativitas, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa sejak usia dini.

Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Pariwisata, Andre Zulfikarnain, mengatakan setiap kegiatan yang diselenggarakan pihaknya dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi

“Disbudporapar ingin setiap event yang kami selenggarakan memiliki nilai edukasi. Kami tidak hanya menghidupkan kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang mampu menanamkan nilai nasionalisme, kreativitas, serta kecintaan terhadap sejarah bangsa kepada anak-anak sejak dini,” ujarnya.

Menurut Andre, pendekatan melalui seni menjadi cara yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak karena lebih komunikatif, menyenangkan, dan mampu membangun kedekatan emosional.

“Bung Karno adalah simbol perjuangan dan persatuan bangsa. Melalui kegiatan mewarnai, anak-anak tidak sekadar mengenal wajah beliau, tetapi juga mulai memahami nilai perjuangan, semangat gotong royong, dan rasa cinta kepada Indonesia. Inilah yang ingin terus dibangun oleh Disbudporapar melalui berbagai program kebudayaan,” katanya.

Ia menegaskan, Disbudporapar tidak hanya berfokus pada pelestarian seni dan budaya, tetapi juga menjadikan setiap kegiatan sebagai wadah pembinaan bakat sekaligus investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang kreatif dan berkarakter.

“Kami percaya pembangunan daerah tidak cukup hanya melalui infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun kualitas manusianya. Karena itu Disbudporapar akan terus menghadirkan event yang mampu melahirkan anak-anak kreatif, percaya diri, mencintai budaya, menghargai sejarah, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” tegasnya.

Tingginya antusiasme peserta serta dukungan orang tua, lanjut Andre, menjadi bukti bahwa kegiatan berbasis edukasi kreatif semakin dibutuhkan masyarakat. Hal tersebut menjadi motivasi bagi Disbudporapar untuk terus memperluas ruang-ruang kreativitas bagi generasi muda.

“Ke depan kami akan terus memperkuat Kalender Event Sumenep dengan kegiatan yang berkualitas, inklusif, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Disbudporapar ingin setiap event menjadi ruang belajar, ruang berkarya, sekaligus ruang memperkuat identitas budaya Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Andre berharap Bulan Bung Karno tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran sejarah dan memperkuat karakter generasi penerus bangsa.

“Komitmen Disbudporapar adalah menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat. Karena itu kami akan terus berinovasi menghadirkan kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, pendidikan, sejarah, dan pariwisata sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Dalam perlombaan tersebut, penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang terdiri atas M. Faris Wajdi, Sumantri Hotsu, dan Haris Sudarsono. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, komposisi warna, kesesuaian tema, teknik pewarnaan, serta kerapian hasil karya. Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat independen, objektif, final, dan tidak dapat diganggu gugat.

Daftar Pemenang Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno 2026

Kategori PAUD/TK/RA

  • Juara I: Agesha Malipa Nur Afiqah (TK Al-Qadar) – 268 poin.
  • Juara II: Arumi Alnira P. (TK Masjid Agung) – 265 poin.
  • Juara III: Mulya Altaqfun H. (TK Tarate) – 262 poin.
  • Harapan I: Aura Shimon Ardhani K. (PAUD Tabunayya) – 260 poin.
  • Harapan II: Afifah Humna Ramadhani (TK Aisyiyah Ulyumini) – 258 poin.
  • Harapan III: Qaery Ramadlani (PAUD Al-Qur’an Nur Fadillah) – 255 poin.

Kategori SD

  • Juara I: Khayla Adzkia A. (SDIT Al-Hidayah) – 269 poin.
  • Juara II: Nuri Fathurah (MIN 1 Sumenep) – 266 poin.
  • Juara III: Gibran Maula (SDIT Pangarangan 1) – 263 poin.
  • Harapan I: Gaushaan Raffasya (SDIT Pangarangan 1) – 261 poin.
  • Harapan II: Maulidatur Rizkiyah (SDN Kembangbah Barat 2) – 259 poin.
  • Harapan III: Ulfa Maghfirah A. (SDIT Pangarangan 5) – 256 poin. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih
Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI
PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian
Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Sabtu, 26 September 2026 - 20:12 WIB

Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani

Sabtu, 26 September 2026 - 18:21 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Jumat, 25 September 2026 - 08:48 WIB

PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian

Berita Terbaru