Diterjang Angin Kencang, Gubernur Khofifah : Wisata Kota Batu Tetap Aman

- Redaksi

Senin, 21 Oktober 2019 - 21:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BATU, seputarjatim.com- Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat membantu mengatasi dampak bencana alam akibat angin kencang yang melanda desa sumberbrantas kota Batu, Sabtu malam (19/10). Selain menyalurkan bantuan, Pemprov Jatim support skenario percepatan pemulihan kehidupan masyarakat setempat.

“Pada dasarnya Pemerintah kota Batu dan Forkopimda telah bergerak cepat. Relawan Malang raya juga guyup membantu. Demikian pula pemprov akan mendukung proses pemulihan sarpras agar perekonomian masyarakat segera pulih karena masyarakat beberapa hari ini tidak bisa bekerja maksimal seperti biasanya, fasilitas listrik dan air masih dalam perbaikan. Pun demikian dengan sarana pendidikan agar proses belajar mengajar bisa kembali berjalan seperti semula. Alhamdulillah fasilitas kesehatan dan ibadah tidak terdampak,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi lokasi pengungsi di Desa punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin, 21/10/2019.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khofifah dan rombongan juga mengunjungi Posko Pengungsian di Balai Desa Punten yang berisi sebanyak 530 orang.

Baca Juga :  Adu Banteng Mobil Vs Motor

Seperti diketahui, seorang meninggal dunia dan 1.357 warga yang tinggal di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, akhirnya mengungsi akibat bencana angin kencang yang menerjang wilayah tersebut pada Sabtu, 19 Oktober 2019. Sedikitnya tiga desa terdampak angin kencang tersebut, yakni Desa Sumber Brantas, Desa Gunungsari, dan Desa Sumbergondo, yang ketiganya berada di wilayah Kecamatan Bumiaji.

Para pengungsi tersebar di tujuh titik antara lain Posko BPBD Kota Batu, Rumah Dinas Walikota, Balai Desa Punten, Balai Desa Tulungrejo, SDN 1 Punten, Balai Desa Sidomulyo, dan Kantor Kelurahan Songgokerto.

“Ribuan bantuan tanggap darurat seperti paket sandang, matras, tikar, masker, selimut, peralatan balita, obat-obatan, popok bayi, dan pembalut wanita sudah disalurkan sejak hari pertama kejadian. Dari Dinsos juga diserahkan bantuan berupa lauk pauk, tenda gulung, kasur, family kids, dan peralatan anak,” tuturnya.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim menjamin ketersediaan bantuan bagi para pengungsi. Ia berharap, situasi dan kondisi di Kota Batu bisa segera pulih dalam waktu singkat, sehingga perekonomian masyarakat bisa kembali berputar.

Baca Juga :  Ribuan Pendaftar PPS di Sumenep Ikut Tes Tulis

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Batu agar situasi bisa segera pulih dan tidak berpengaruh pada kunjungan wisata ke Kota Batu,” imbuhnya.

Terkait rumah warga yang mengalami kerusakan, Khofifah meminta agar data yang masuk dicocokkan dengan Pemkot Batu, agar bisa dilakukan identifikasi dan ketegorisasi. Pun demikian dengan kondisi harta benda serta hewan ternak yang ditinggalkan, Khofifah meminta warga tidak perlu khawatir berlebihan.

“TNI dan Polri memastikan akan menjaga keamanan lingkungan rumah para masyarakat yang mengungsi. Tujuannya agar ada ketenangan masyarakat bahwa ada yang ikut menjaga barang yang ditinggal,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kunjungan tersebut Gubernur Khofifah juga menyalurkan bantuanduka cita kepada keluarga ahli waris Sodiq (66) senilai Rp10 juta. Santunan tersebut diserahkan langsung Khofifah kepada istri almarhum, Ngatini (60) saat mengunjungi rumah duka. Sodiq diketahui meninggal dunia akibat tertimpa pohon yang tumbang pada saat angin sangat kencang menerjang Dusun Talangrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan
Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa
Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:44 WIB

Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor

Jumat, 18 September 2026 - 17:43 WIB

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 16:54 WIB

Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Berita Terbaru