Home / Tak Berkategori

EDITORIAL : Mendadak Geger Pemeriksaan KPK

- Redaksi

Rabu, 10 Juli 2019 - 13:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Tim Penyidik KPK dalam sebuah giat penindakan di Kantor Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (Budi/SJ Foto)

Tim Penyidik KPK dalam sebuah giat penindakan di Kantor Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (Budi/SJ Foto)

Seputarjatim.com- Mendadak geger agenda pemeriksaan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Ya, sejumlah kalangan tertarik membahas ini. Termasuk publik di Pulau Madura. Karena sesuai data KPK, ada 9 pejabat penyelenggara negara di Pulau Madura, yang masuk dalam daftar pemeriksaan petugas anti rasuah.

5 Pejabat diantaranya adalah Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Sekretaris Daerah, Mantan Kepala Dinas PU Pengairan dan Mantan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep.

Itu sudah biasa, terang Abdul Hamid Ali Munir, politisi senior di Sumenep. Sementara Azam Khan, Pengamat Hukum, berpendapat untuk waspada.

Menarik ikut mendalami analisa pengamat hukum. Azam Khan, menilai langkah KPK ini bukan agenda biasa. Walau secara judul, ini hanya soal memeriksa kekurangan dokumen LHKPN. Menurut Azam Khan, ada tujuan selain itu, KPK yang tahu. Terlebih, menurut Azam, Kabupaten Sumenep selama ini tak pernah terjamah KPK. Berbeda dengan tiga Kabupaten lainnya di Madura.

Baca Juga :  Tingkat Banding, PT Surabaya Kuatkan Putusan PN Sumenep Atas Vonis 7 Bulan Penjara Kades Aengtongtong

Langkah KPK patut diapresiasi. Pemeriksaan para pejabat penyelenggara negara ini dapat memberikan pesan, bahwa mereka terperiksa itu bukanlah Raja. Semua harus patuh dan tunduk, pada kewenangan KPK. Dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi pun, semua harus berperan.

Mendadak geger agenda pemeriksaan KPK. Ya, ini misteri. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dari Ponsel Sederhana ke Gerakan Sosial, Abdul Aziz di Purbalingga Angkat Martabat Kaum Pekerja
Bawa Nama Sumenep ke Tingkat Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Infobank Sharia Award 2026
SMSI Sumenep Datang ke Pengurus Jatim, Bahas Konsolidasi hingga UKW 2027
Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Dari Ponsel Sederhana ke Gerakan Sosial, Abdul Aziz di Purbalingga Angkat Martabat Kaum Pekerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Bawa Nama Sumenep ke Tingkat Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Infobank Sharia Award 2026

Berita Terbaru