Terungkap, Puskesmas Dungkek Tanpa IPAL, Pejabat Dinkes Plin-plan

- Redaksi

Selasa, 22 November 2022 - 18:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Salah satu pusat kesehatan masyarakat yakni Puskesmas Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura diketahui belum memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Padahal syarat wajib dalam pembangunan Puskesmas adalah ketersediaan IPAL. Hal tersebut pun telah diatur didalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas, yang menyatakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan wajib memiliki IPAL.

Terungkapnya Puskesmas Dungkek yang belum memiliki IPAL sampai saat ini, saat tim  menemukan kegiatan pengadaan barang dan jasa pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep untuk anggaran tahun 2022 yang dialokasikan untuk pembangunan IPAL di Puskesmas Dungkek.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data yang dikantongi tim, total pagu proyek pembangunan IPAL tersebut yakni Rp. 200.000.000, Pengawasan Rp. 7.200.000 dan Perencanaan Rp. 10.800.000.

Baca Juga :  Deklarasi Pilkada Damai

Saat di konfirmasi Kepala Puskesmas Dungkek membenarkan bahwa saat ini ada pembangunan IPAL di kantornya, namun dirinya enggan berkomentar panjang lebar dan menyarankan untuk konfirmasi ke kepala Dinkes Sumenep.

“Sebelumnya disini ada mas IPAL namun sampai saat ini belum berfungsi, sebaiknya ke Dinkes Ke Pak Mul,” ucapnya. Selasa (22-11-2022).

Di hari yang sama tim lanjut konfirmasi kepada pejabat Dinkes Sumenep yang di maksud oleh Kapus Dungkek, Mol, anak buah Agus Mulyono ini mengakui adanya Pembangunan IPAL baru di Puskesmas Dungkek tahun ini.

Awalnya dirinya mengaku jika Puskesmas Dungkek tidak memiliki IPAL, Namun saat disoal menurut Kapus Dungkek IPALnya ada tapi tidak berfungsi. Ia kemudian berbalik jika memang pembangunan IPAL di Puskesmas Dungkek ada tapi tidak berfungsi karena putus kontrak.

Baca Juga :  Ketika Profesionalisme Diacak-acak Oleh Wartawan Tak Jelas, Polri Diminta Tegas

Dicecar beberapa pertanyaan, Lagi-lagi abdi negara dibawah naungan Dinas Kesehatan ini menyarankan untuk konfirmasi ke atasannya yakni, Agus Mulyono, MCH.

“Lebih jelasnya dengan kadis saja pak,”pintanya.

Sementara itu Kadinkes P2KB Sumenep Agus Mulyono dikonfirmasi tim via selulernya memilih tutup mulut dan enggan memberikan klarifikasi hingga berita ini tayang.

Upaya konfirmasi akan terus dilakukan sampai permasalahan-permasalahan yang melekat di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, terbuka secara terang benderang. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?

Berita Terbaru