Anggaran Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022 Abu-Abu

PERISTIWA53 Dilihat

SUMENEP, seputarjatim.com–Anggaran  Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022 yang akan diselenggarakan di puncak bukit Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, pada tanggal 24-29 Mei 2022 masih abu-abu alias tidak jelas berapa anggaran yang disediakan.

Ketua Panitia Festival Paralayang Bupati Cup 2022, Samsul Arifin saat dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa sumber dana dari kegiatan tersebut sebagian berasal dari BUMDes dan sebagian lagi dari Pemkab Sumenep.

“Iya betul sekali anggaran bersumber sebagian kecil dari Bumdes dan sebagian besarnya dari Pemkab namun sampe saat ini kami masih belum menerima suntikan dana tersebut dan kami yakin tidak akan lama lagi insya Allah akan turun,” Jelasnya. Senin (16-05-2022)

Sementara saat ditanyakan berapa nominal yang akan dikucurkan oleh Pemkab demi suksesnya acara tersebut, Encung sapaan akrab Samsul Arifin mengatakan pemkab Sumenep sampai saat ini belum menentukan berapa nominal untuk membantu pembiayaan festival tersebut.

“Masih belum ada nominal,” Terangnya.

Di konfirmasi kembali berapa total anggaran yang disediakan oleh Bumdes untuk acara tersebut, ketua panitia masih belum bisa menjelaskan secara detail terkait anggaran festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022 dikarenakan yang bersangkutan sedang ada acara.

“Tunggu mas ada acara,” Terangnya singkat. Selasa (17-05-2022).

Sementara itu Dilansir dari media mjinews.net, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), Moh. Iksan, mengaku, Festival Paralayang Bupati Sumenep Cup 2022 tidak ada anggaran dari APBD.

“Tidak ada anggaran dari APBD. Namun atas disposisi yang terhormat (yth) bapak bupati, kami akan upayakan,” sebut Iksan, Selasa (17/5/22).

Disinggung jika disebutkan tidak ada anggaran APBD lantas darimana dan sifatnya seperti apa? Iksan mengaku upaya dan kreasi Disbudporapar. Namun tidak menjelaskan upaya dan kreasi yang bakal dilakukan untuk anggaran tersebut.

“Upaya dan kreasi Disbudporapar,” ujar Iksan.

“Usulan penyelenggaraan disampaikan ke saya tahun 2022, sementara penganggaran tahun 2022 diusulkan tahun 2021, dan usulan itu tidak ada kegiatan festival paralayang,” jelasnya menambahkan.

“Perintah bapak bupati, membantu pembiayaan dibantu oleh OPD yang sudah disiapkan oleh beliau,” terangnya. (Bam)

Komentar