Bongkar Asmara Gelap ASN Disdik Sumenep, Suami: Sudah Pernah Selingkuh, Kini Terulang Lagi

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 08:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI: Suami membongkar asmara gelap istrinya (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Suami membongkar asmara gelap istrinya (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Skandal asmara di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan berinisial L diduga terlibat hubungan terlarang dengan rekan sekantornya. Dugaan tersebut diungkap langsung oleh suaminya, R, yang menuding sang istri telah berulang kali berselingkuh, bahkan sempat memiliki anak dari hubungan gelap sebelumnya.

R mengaku telah lama menahan luka akibat dugaan pengkhianatan tersebut. Ia menyebut, perselingkuhan pertama L terjadi beberapa tahun lalu, dan baru terbongkar setelah anak hasil hubungan itu berusia sekitar tiga tahun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya baru tahu setelah anak itu berumur tiga tahun. Saat itu L menangis, minta maaf, dan berjanji tidak akan mengulanginya,” ujar R, Minggu (2/11/2025).

Baca Juga :  Achmad Fauzi Wongsojudo Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan di Momentum Hari Jadi Sumenep Ke 756

Namun, janji itu rupanya tak ditepati. Dua tahun kemudian, R kembali menemukan bukti percakapan pribadi antara L dan pria lain.

“Sudah saya maafkan, tapi ternyata terulang lagi. Dan sekarang malah dengan teman sekantornya sendiri,” ungkapnya.

Menurut R, dugaan perselingkuhan terbaru ini justru paling mencengangkan karena melibatkan rekan kerja L di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Ia menilai, tindakan tersebut tidak hanya mencederai kehormatan rumah tangga, tetapi juga mencoreng citra ASN sebagai abdi negara.

“Saya punya bukti lengkap, mulai dari chat, foto, sampai pengakuan. Semua sudah saya siapkan untuk diserahkan ke Inspektorat dan BKPSDM,” tegas R.

R menyebut, semua bukti tersebut telah menjadi dasar untuk pelaporan resmi ke Inspektorat Kabupaten Sumenep dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Langkah itu, lanjutnya, bukan semata karena urusan pribadi, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral agar perilaku tidak pantas di lingkungan birokrasi tidak dibiarkan.

“Saya tidak ingin ada ASN lain yang meniru. ASN harusnya jadi contoh, bukan mempermalukan lembaganya sendiri,” tuturnya.

Menanggapi maraknya kasus pelanggaran moral di kalangan ASN, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang bagi aparatur yang terbukti melanggar etika dan moralitas.

“Saya sudah tegaskan, ASN yang terbukti berselingkuh akan ditindak sesuai aturan kepegawaian. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran moral,” ujar Bupati Fauzi dalam kesempatan pelantikan PPPK beberapa waktu lalu.

Menurutnya, perilaku tidak etis semacam itu dapat merusak citra pemerintahan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap aparatur negara.

“ASN itu pelayan publik. Kalau perilakunya mencoreng kehormatan birokrasi, bagaimana masyarakat mau percaya? Kami akan tindak sesuai aturan tanpa pandang bulu,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru