Home / Tak Berkategori

BPBD Madiun Gelar Simulasi Penanganan Korban Tenggelam

- Redaksi

Senin, 2 Desember 2019 - 08:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

(foto: istimewa)

(foto: istimewa)

MADIUN, seputarjatim.com Tim instruktur Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek melatih 80 orang relawan BPBD Kabupaten Madiun melakukan penanganan terhadap kondisi darurat di perairan, Minggu, 01/11/2019, bertempat di waduk Segaran, Kabupaten Madiun.

Dalam simulasi ini, diskenariokan ada beberapa pengunjung wisata air waduk Segaran yang terjatuh ke air akibat perahu yang dinaikinya terguling. Mengetahui kejadian ini, tim life guard waduk Segaran pun sigap dengan memberikan pertolongan dengan segera.

Baca Juga :  Persebaya-Bali United Berbagi Angka

Mereka mendekati tempat terjatuhnya korban dengan menggunakan perahu karet. Kemudian, mengevakuasi semua wisatawan tersebut ke atas perahu dan dibawa ke tepi waduk untuk diberikan bantuan medis lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Simulasi berjalan dengan baik dan lancar, semua peserta telah mampu mempraktekkan tehnik menolong korban yang mengalami kondisi kedarurat di air sesuai dengan prosedur,” terang Dyan Susetyo, Koordinator tim instruktur Pos SAR Trenggalek.

Kegiatan simulasi ini, lanjut Dyan, merupakan rangkaian akhir dari kegiatan Pelatihan Siaga Bencana yang diselenggarakan oleh BPBD kabupaten Madiun. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal ilmu dan keterampilan kepada para peserta jika nantinya menghadapi kondisi kedaruratan di air.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Lantik Pungkasiadi Jadi Bupati Mojokerto

Sebelum simulasi ini dilaksanakan, para peserta menerima penyampaian sejumlah materi dari tim instruktur Pos SAR Trenggalek, diantaranya materi Struktur Organisasi Operasi SAR, Tehnik Pertolongan Korban Musibah di Air, serta MFR (Medical First Responder). (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Mahasiswa KKN Kolaboratif Kenalkan Azolla sebagai Alternatif Pakan Ternak Bagi Warga Gapurana

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB