BPRS Bhakti Sumekar Berkomitmen Wujudkan Layanan Publik Bersih dari Praktik Gratifikasi

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

CERAH: Pengendara roda dua saat keluar dari Kantor BPRS Bhakti Sumekar (Foto Istimewa)

CERAH: Pengendara roda dua saat keluar dari Kantor BPRS Bhakti Sumekar (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar, Sumenep, Madura, terus berkomitmen untuk mewujudkan layanan publik yang bersih dari praktik gratifikasi.

Lembaga keuangan milik pemerintah daerah ini terus berupaya untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja.

“BPRS Bhakti Sumekar mengajak seluruh masyarakat bersama-sama membangun budaya anti-gratifikasi demi terwujudnya pelayanan publik yang adil, bersih, dan terpercaya,” kata Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, Jumat (18/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Haji Mukmin Minta Bea Cukai Lakukan Pembinaan kepada Pengusaha Rokok di Sumenep

Menurutnya, segala bentuk pemberian, baik uang, bingkisan, maupun imbalan lainnya, meskipun sering dianggap sebagai ucapan terima kasih, termasuk gratifikasi yang tidak dapat ditoleransi dalam sistem kerja profesional.

“Setiap petugas sudah menerima haknya dari negara atau institusi, sehingga tidak berhak menerima pemberian apapun di luar hak resmi mereka,” bebernya.

Sebagai bagian dari edukasi publik, BPRS Bhakti Sumekar juga mengunggah video simulasi singkat di akun Instagram resminya pada Rabu (25/6) lalu.

Video tersebut menggambarkan seorang nasabah yang mencoba memberikan amplop berisi uang kepada petugas survei pinjaman, namun petugas menolak dengan tegas dan menjelaskan bahwa tindakan tersebut dapat membatalkan proses pengajuan pinjaman.

Unggahan ini merupakan bagian dari kampanye “Stop Gratifikasi! Gratifikasi Bukan Solusi”, untuk membangun kesadaran publik sekaligus memperkuat etika pelayanan pegawai.

Dengan mengusung tagline “Gratifikasi Bukan Solusi, Integritas adalah Kunci” BPRS Bhakti Sumekar dapat menjadi contoh dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang transparan dan berintegritas. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri
Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WIB

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB