Haji Mukmin Minta Bea Cukai Lakukan Pembinaan kepada Pengusaha Rokok di Sumenep

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 07:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SERAH TERIMA : Penasehat Paguyuban PR Sumenep, Mukmin, saat menerima logo paguyuban dari Wabup Sumenep, Imam Hasyim, pada acara FGD yang digelar For-PAM bersama Bea Cukai dan Pemkab di Pendopo Agung Sumenep (Mufti Che - Seputar Jatim)

SERAH TERIMA : Penasehat Paguyuban PR Sumenep, Mukmin, saat menerima logo paguyuban dari Wabup Sumenep, Imam Hasyim, pada acara FGD yang digelar For-PAM bersama Bea Cukai dan Pemkab di Pendopo Agung Sumenep (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Penasehat Paguyuban Perusahaan Rokok (PR) Sumenep Madura Jawa Timur, meminta Bea Cukai untuk terus bersinergi melakukan pembinaan terhadap industri rokok di Kota Keris.

Langkah ini dinilai penting untuk mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Mukmin menegaskan, pembinaan dari Bea Cukai sangat diperlukan agar industri rokok di Sumenep dapat berkembang secara berkelanjutan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap Bea Cukai senantiasa melakukan pembinaan. Saran dan masukan dari Bea Cukai sangat kami butuhkan,” ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Forum Pimpinan Asosiasi Media (For-PAM) Sumenep, Jumat (18/7/2025).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Lakukan Penguatan Kapasitas Petani dengan Dukungan Teknis Berkelanjutan Demi Hadapi Iklim

Menurutnya, mayoritas perusahaan rokok di Sumenep saat ini masih tergolong baru, sehingga membutuhkan pendampingan, baik dari Bea Cukai, pemerintah daerah, maupun aparat penegak hukum.

“Namanya perusahaan pemula tentu masih banyak kekurangan. Karena itu, kami berharap ada sinergi dan pembinaan. Jika ada kesalahan, kami mohon dilakukan pembinaan, jangan langsung dibinasakan,” tegasnya Aba Haji Mukmin sapaan akrabny itu.

Ia pum optimistis jika industri rokok di Sumenep terus berkembang, hal ini akan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.

“Kami ingin perusahaan – perusahaan di Sumenep dapat berkembang seperti perusahaan besar, misalnya Gudang Garam atau Sampoerna,” bebernya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh anggota paguyuban untuk selalu menaati peraturan yang berlaku.

Sebab, paguyuban bukan tempat untuk melindungi kesalahan, melainkan wadah untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan usaha secara legal.

“Semua perusahaan harus mengikuti aturan yang ada. Paguyuban ini bukan untuk melindungi kesalahan,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terbaru