Bupati Sumenep Bidik Bibit Pesepak Bola Masa Depan Lewat Turnamen U-13

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

CERAH: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan pada pembukaan turnamen mini soccer U-13 di Stadion Ahmad Yani Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

CERAH: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan pada pembukaan turnamen mini soccer U-13 di Stadion Ahmad Yani Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Upaya membangun regenerasi sepak bola di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai diarahkan sejak usia sekolah dasar.

Sebanyak 23 tim sekolah dasar (SD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep ambil bagian dalam turnamen mini soccer U-13 yang digelar di Stadion Ahmad Yani Sumenep.

Turnamen yang dibuka Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo tersebut tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompetisi usia dini itu menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam membangun pola pembinaan sepak bola yang terarah, bertahap dan berkelanjutan.

Ia pun menilai usia sekolah dasar merupakan fase penting untuk membentuk kemampuan teknis sekaligus karakter pemain.

Karena itu, talenta yang muncul dari kompetisi usia dini perlu dipantau dan diberikan ruang pembinaan agar dapat berkembang sesuai usia dan potensinya.

“Mini soccer ini bukan hanya sekadar siapa yang menang, siapa yang mencetak gol atau siapa yang menjadi juara. Ini bagian dari proses pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  DPMD Sumenep Petakan Kesiapan Desa Terapkan E-Voting Jelang Pilkades 2027

Menurutnya, turnamen tersebut harus dimanfaatkan para pemain muda sebagai pengalaman untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding. Hasil pertandingan, kata dia, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam kompetisi usia dini.

“Jangan takut kalah. Yang paling penting berani bermain, berani berusaha dan terus belajar menjadi lebih baik,” bebernya.

Selain kemampuan bermain, Cak Fauzi sapaan akrabnya juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas.

Dengan begitu, ia meminta seluruh pemain maupun pihak yang terlibat dalam pertandingan menjaga suasana kompetisi agar tetap sehat dan tidak diwarnai gesekan.

“Jangan ada gesekan, jangan ada perkelahian. Ini sepak bola,” tuturny.

Fauzi mengatakan, Pemkab Sumenep ingin pembinaan sepak bola usia dini memiliki jenjang yang jelas. Kompetisi U-13 diharapkan menjadi salah satu tahapan awal untuk menyiapkan pemain sebelum melanjutkan pembinaan pada kelompok usia yang lebih tinggi.

“Pemerintah daerah berpikir serius bagaimana generasi muda dari U-13 ini bisa menjadi bibit yang berpotensi menjadi atlet sepak bola dan ke depannya dapat diandalkan,” ungkapnya.

Ia menilai pembentukan kemampuan teknis dan karakter pemain tidak dapat dilakukan secara instan. Proses tersebut perlu dimulai sejak usia dini, termasuk dari lingkungan sekolah dasar.

“Kalau tidak kita persiapkan dari tingkat SD, kemampuan dan karakter dalam bermain agak sulit dibentuk. Tahun ini kita coba jenjangkan dari mini soccer U-13 sampai U-17,” pungkasnya.

Turnamen mini soccer U-13 tersebut berlangsung selama tiga hari hingga babak final. Sebanyak 23 tim yang berasal dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) jenjang SD se-Kabupaten Sumenep turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Selain menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding, turnamen ini juga menjadi ruang bagi pembina dan pemerintah daerah untuk melihat potensi pesepak bola sejak usia dini.

Dengan konsep pembinaan berjenjang, ajang U-13 diharapkan tidak berhenti pada perebutan trofi. Kompetisi tersebut menjadi salah satu pijakan awal dalam menyiapkan regenerasi sepak bola Sumenep secara lebih terarah dan berkelanjutan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Krejengan Ukir Prestasi, Pimpin Tim Voli Polres Probolinggo Jadi Juara Kapolda Jatim Cup 2026 Rayon II
109 Klub Tumpah Ruah, Piala Bupati Sumenep 2026 Jadi Panggung Kebangkitan Voli Daerah
Rektor Cup I UPI Sumenep Jadi Tonggak Baru Pembinaan Atlet Muda Madura
Siap Cetak Generasi Madura hingga Jadi Atlet Nasional, MBS Billiard di Sumenep Resmi Dibuka
Dorong E-Sport Sumenep ke Tingkat Nasional, Achmad Fauzi Wongsojudo Siap Beri Fasilitas Penuh
STKIP CUP Ke-9 2024 Resmi Dibuka
Puluhan Atlet Bina Raga Indonesia Hadiri Event Madura Body Contest di Sumenep, Achmad Fauzi Harap Jadi Inspirasi Bagi Generasi Muda
Giat Berlatih dan Minta Doa, Perssu Madura City Bakal Tanding di Babak 16 Besar Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim di Pasuruan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Bupati Sumenep Bidik Bibit Pesepak Bola Masa Depan Lewat Turnamen U-13

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:25 WIB

Kapolsek Krejengan Ukir Prestasi, Pimpin Tim Voli Polres Probolinggo Jadi Juara Kapolda Jatim Cup 2026 Rayon II

Rabu, 8 April 2026 - 14:59 WIB

109 Klub Tumpah Ruah, Piala Bupati Sumenep 2026 Jadi Panggung Kebangkitan Voli Daerah

Selasa, 18 November 2025 - 13:29 WIB

Rektor Cup I UPI Sumenep Jadi Tonggak Baru Pembinaan Atlet Muda Madura

Senin, 24 Februari 2025 - 15:19 WIB

Siap Cetak Generasi Madura hingga Jadi Atlet Nasional, MBS Billiard di Sumenep Resmi Dibuka

Berita Terbaru