Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTOR: Pantai Slopeng Sumenep  banyak sampah berserakan (SC TikTok)

KOTOR: Pantai Slopeng Sumenep banyak sampah berserakan (SC TikTok)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kondisi memprihatinkan menyelimuti kawasan wisata Pantai Slopeng, di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Alih-alih menjadi destinasi unggulan yang membanggakan, pantai ini justru menuai kritik tajam dari warga dan pengunjung akibat persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan, lantaran sampah berserakan, tiket mahal, serta minimnya pembangunan.

Warga sekitar Pantai Slopeng, Jakfar Sodiq, membantah pernyataan pengelola yang sebelumnya disampaikan melalui media online.

Ia menepis klaim bahwa tumpukan sampah di kawasan pantai semata-mata disebabkan oleh abrasi.

“Faktanya, sampah di sini memang banyak dan menumpuk. Ini bukan sekadar kiriman dari laut akibat abrasi. Pengelolaan yang buruk jelas jadi penyebab utama,” tegas Jakfar, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga :  Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Ia juga menyoroti ketimpangan antara harga tiket masuk dengan kondisi di lapangan yang jauh dari kata layak. Menurutnya, pengunjung dipungut biaya tidak sedikit, namun tidak mendapatkan fasilitas yang memadai.

“Pengunjung bayar mahal, tapi yang didapat apa? Pantai kotor, fasilitas minim, dan tidak ada perubahan dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jakfar melontarkan kritik keras terhadap pola pikir pengelola yang dinilai tidak berorientasi pada kemajuan wisata.

“Jangan hanya menjadi pihak ketiga memikirkan untung dan ruginya saja. Hal ini berurusan dengan inovasi dan nama baik wisata Pantai Slopeng,” jelasnya.

Keluhan serupa juga datang dari wisatawan Syamsul, mengaku mengalami kejadian yang dinilainya tidak masuk akal saat melintas di depan kawasan Pantai Slopeng pada momen Lebaran Ketupat.

“Benar saya dimintai uang 20 ribu pada saat hari Lebaran Ketupat. Saya sama keluarga gak masuk. Katanya petugas untuk menunjang keuangan yang mengundang DJ,” tuturnya.

Menurutnya, penarikan tiket terhadap orang yang bahkan tidak masuk ke area wisata menunjukkan buruknya tata kelola serta lemahnya pengawasan di lapangan.

Alasan yang disampaikan petugas pun dinilai tidak relevan dan semakin menguatkan kesan bahwa pengelolaan lebih berorientasi pada pemasukan instan ketimbang kenyamanan dan keadilan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan maupun panggilan WhatsApp tidak mendapatkan respons hingga berita ini diterbitkan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 
Dibangun dari Teknologi Ramah Lingkungan, Pantai Galung Jadi Destinasi Wisata Baru di Sumenep
Disbudporapar Sumenep Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan di 2025
Demi Jaga Estetika, DLH Sumenep Bakal Percantik Taman Tajamara
Disbudporapar Sumenep Tergetkan 800 Kunjungan Wisatawan pada Liburan Idul Fitri 2025

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:12 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Kamis, 18 September 2025 - 11:42 WIB

Disbudporapar Sumenep Minta Pemdes Segera Bentuk Pokdarwis Pantai Galung 

Berita Terbaru

TERLUKA: Korban pemukulan Hamdi (Doc. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka

Jumat, 27 Mar 2026 - 19:56 WIB