Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERLUKA: Korban pemukulan Hamdi (Doc. Seputar Jatim)

TERLUKA: Korban pemukulan Hamdi (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Warga Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga menjadi korban pemukulan.

Korban bernama Hamdi (34) dipukuli secara brutal oleh Hodri, warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan.

Peristiwa tersebut terjadi di pinggir jalan raya Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, pada Minggu (22/3) kemarin, sekitar pukul 21.30 WIB.

Akibat kejadian itu, Hamdi mengalami luka di bagian wajah. Keesokan harinya, ia bersama saudaranya mendatangi Polsek Lenteng untuk melaporkan insiden tersebut.

Hamdi menuturkan, peristiwa bermula saat dirinya menyalakan petasan. Tak lama kemudian, terlapor menelpon salah satu temannya berinisial (J) yang diduga berada bersama korban saat itu.

Menurutnya, dalam percakapan tersebut, terlapor menunjukkan ketidaksukaan terhadap korban karena bermain petasan.

Percakapan itu terdengar oleh korban, hingga akhirnya ia mendatangi terlapor untuk meminta penjelasan.

“Saya menghampiri dan bertanya kenapa kalau saya main petasan. Apa saya salah?,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga :  Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Namun, situasi justru memanas. Saat korban mencoba mengklarifikasi, terlapor mendekat seolah hendak menyerang. Korban sempat berupaya mengantisipasi, tetapi terlapor langsung melakukan pemukulan.

“Saya langsung dipukul mas, upaya saya dalam menyelamatkan diri hanya sebatas menepis dan mendorong saja mas, tapi pukulan yang bertubi-tubi itu tetap saja mengenai bagian wajah saya sampai terluka mas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lenteng, Bripka A. Andrianto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya memastikan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum.

“Ya mas benar kemarin ada laporan,” tuturnya.

Ia menambahkan, polisi telah memeriksa dua orang saksi untuk dimintai keterangan. Meski tidak melihat langsung kejadian, saksi mengaku melihat kondisi luka korban.

“Sampai dengan saat ini sudah kami periksa dua saksi. Saksi itu memang tidak melihat langsung kejadian tapi saksi tersebut yang melihat lukanya korban,” tandasnya.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Kepedulian, Said Abdullah Santuni Ratusan Ojol di Sumenep

Lebih lanjut, Andri menyebutkan bahwa bukti awal telah dinilai cukup untuk proses hukum, dan pihaknya kini menunggu hasil visum.

“Insyaallah senin hasil visum sudah keluar mas,” pungkasnya. (EM)

*

 

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampas Kalung Emas Rp70 Juta di Guluk-Guluk Dibekuk Polisi
Serang Profesi Wartawan, IWO Resmi Laporkan Akun TikTok Juan Kurniawan ke Polres Sumenep
Polres Sumenep Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 8 Orang Jadi Tersangka
Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 18:45 WIB

Perampas Kalung Emas Rp70 Juta di Guluk-Guluk Dibekuk Polisi

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:56 WIB

Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:32 WIB

Serang Profesi Wartawan, IWO Resmi Laporkan Akun TikTok Juan Kurniawan ke Polres Sumenep

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:49 WIB

Polres Sumenep Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 8 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Berita Terbaru

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB