Dinkes P2KB Sumenep Percepat Penurunan Stunting dengan 2 Intervensi Utama

- Redaksi

Sabtu, 23 November 2024 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah saat ditemui wartawan di kantornya.

TERSENYUM: Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah saat ditemui wartawan di kantornya.

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ellya Fardasah mengungkapkan, terkait percepatan penurunan stunting melibatkan dua intervensi utama.

Menurutnya, bahwa percepatan penurunan stunting melibatkan dua intervensi utama. Yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

“Intervensi gizi sensitif, seperti penyediaan air bersih dan sanitasi, menjadi fondasi penting. Semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, harus berkolaborasi untuk percepatan ini,” ujarnya. Jum’at (22/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  FAHAM Bersholawat, Pengasuh Ponpes Al-Ihsan Jaddung, Ajak Masyarakat Pragaan Menangkan Fauzi-Imam di Pilkada 2024

Sementara itu, lanjut dia, intervensi gizi sensitif lebih fokus pada faktor lingkungan yang mendukung perbaikan gizi masyarakat. Misalnya, sanitasi yang layak, serta edukasi kesehatan untuk keluarga terkait pola asuh anak.

“Sedangkan intervensi gizi spesifik, ialah intervensi yang berhubungan dengan peningkatan gizi dan kesehatan,” bebernya.

Lanjut ia menegaskan, pihaknya terus melakukan hal itu agar kasus stunting di Sumenep bisa terus turun. Sehingga berbagai langkah terus dimaksimalkan Dinkes P2KB Kabupaten setempat dalam pencegahan stunting. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya ini.

Baca Juga :  Sholawat Bersama Pemuda Rubaru, Pasangan FAHAM Optimis Menang di Pilkada 2024

“Kami bekerja sama dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi masyarakat untuk memastikan program ini berjalan efektif,” pungkasnya.(Sand/EM).

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh
Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Berita Terbaru