MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKANAN: Paket MBG selama 3 hari yang distribusikan oleh SPPG Al Azhar Prenduan (Doc. Seputar Jatim)

MAKANAN: Paket MBG selama 3 hari yang distribusikan oleh SPPG Al Azhar Prenduan (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al Azhar Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai protes keras.

Salah satu Ketua Yayasan Madrasah di Desa Prenduan mengaku kecewa terhadap kualitas dan kelayakan menu yang diterima siswa selama tiga hari terakhir.

Ia menilai menu yang dibagikan jauh dari standar gizi seimbang dan terkesan tidak disiapkan secara serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini yang dikatakan MBG, ini layak gak diberikan kepada anak didik kami? Ini MBG selama tiga hari, anak-anak kami dapat menu yang tidak jelas itu,” tegasnya saat dimintai keterangan media ini, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa

Berdasarkan dokumentasi yang diterima media ini, dalam satu kantong plastik hanya terdapat satu buah pisang, empat butir telur, empat biji kurma, serta satu roti.

Ia menilai menu tersebut tidak mencerminkan semangat program pemenuhan gizi yang digaungkan pemerintah pusat.

Padahal, MBG disebut sebagai bagian dari agenda prioritas nasional untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Sungguh miris, kami hanya dapat menu seperti ini dan tidak sama dengan MBG yang lain. SPPG Yayasan Al Azhar ini rupanya tidak serius menjalankan program presiden, mana pengawasan ini?,” bebernya.

Bahkan, ia menduga persoalan ini bukan sekadar soal kandungan gizi. “Ini lagi bukan soal gizi, tapi soal untung!,” tambahnya.

Menurutnya, apabila program ini benar-benar ditujukan untuk menunjang tumbuh kembang serta konsentrasi belajar siswa, maka kualitas, variasi, dan kecukupan gizi harus menjadi prioritas utama.

Ia juga mempertanyakan mekanisme pengawasan dari pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar distribusi program berjalan sesuai standar.

Baca Juga :  6 Fokus Strategis 2026, Bappeda Sumenep Ingin Pembangunan Lebih Merata

Dengan begitu, pihak yayasan berharap ada evaluasi menyeluruh agar program yang sejatinya mulia itu tidak berubah menjadi polemik dan mengecewakan para penerima manfaat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Yayasan Al Azhar Prenduan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP
Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC
SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan
Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL
Jelang Idul Adha, PDIP Distribusikan 298 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah di Madura
LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa
LKNU Pamekasan Ajak Warga Waspadai Hipertensi Lewat Skrining Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:48 WIB

Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:11 WIB

SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:06 WIB

Jelang Idul Adha, PDIP Distribusikan 298 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah di Madura

Berita Terbaru

MENULIS: Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sedang rapat dengan anggota dewan (Foto Istimewa)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Jumat, 5 Jun 2026 - 23:35 WIB