Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 17:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MAKANAN: Roti berjamur yang dibagikan SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

MAKANAN: Roti berjamur yang dibagikan SPPG Pakamban Laok 2 (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Seorang wali murid di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menemukan roti yang diduga berjamur dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anaknya.

Roti kecil berbetuk pizza itu dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2 yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi, yang dinilai sudah tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

Wali murid berinisal EV mengaku terkejut saat memeriksa menu yang dibawa pulang anaknya sebelum waktu berbuka puasa. Saat itulah ia menemukan bagian roti pada sosisnya diduga telah berjamur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Roti sudah berjamur dibagikan ke anak-anak, untung kami cek sebelum buka puasa oleh anak saya,” ujarnya dengan nada kecewa, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Menurutnya, pengawasan terhadap menu MBG harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menilai kelalaian dalam proses distribusi makanan kepada siswa sangat berisiko.

“Tolong diawasi dan cek dulu sebelum diberikan kepada anak kami (siswi NR, red), jangan sembarangan memberikan menu MBG. Untung menu ini dibawa ke rumah, kalau tidak dibawa ke rumah pasti sudah dimakan roti yang berjamur ini,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa paket MBG yang diterima anaknya selama tiga hari terakhir berisi biskuit Roma, satu susu full cream, dua buah pir, dan satu butir telur.

Namun, ia menyayangkan adanya roti yang diduga sudah tidak layak konsumsi tetap dibagikan kepada siswa.

“Ini katanya MBG selama 3 hari, anak kami dapat biskuit Roma, 1 susu, 2 buah pir, 1 telur, dan roti berjamur, ” tambahnya.

Ia berharap pihak  pengelola program segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memastikan setiap menu yang dibagikan benar-benar layak konsumsi, jangan mengancam kesehatan siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2 yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi, belum memberikan tanggapan, meski dihubungi media ini pihaknya memilih bungkam.

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha
Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih
Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI
PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital

Berita Terbaru

Poster DPO Polresta Sumenep (Dok. Istimewa)

Hukum & Kriminal

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:33 WIB