Dinsos P3A Sumenep Usulkan 5000 Orang untuk Terima BLT DBHCHT di Tahun 2025

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERKACAMATA : Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Sumenep, Erwin Hendra saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

BERKACAMATA : Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Sumenep, Erwin Hendra saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat kurang mampu, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, usulkan ribuan orang untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di tahun 2025.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang paling terdampak oleh tekanan ekonomi, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok dan sebagai penunjang ekonomi jangka panjang.

“Untuk tahun ini, institusinya mengusulkan 5.000 orang pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI sebagai calon penerima bantuan tersebut,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Erwin Hendra. Selasa (28/1/2025).

Baca Juga :  Walhi Jatim Minta Cabut SHM Laut dan Hentikan Eksploitasi Pesisir di Gersik Putih

Sementara pada tahun 2024, lanjut dia, keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DBHCHT sebanyak 3.150 orang. Hal ini yang diajukan memang tidak sebanding dengan jumlah petani yang ada di Sumenep.

“Tapi jika usulan kami disetujui, setidaknya jumlah lebih banyak dibanding tahun lalu. Tapi kami optimistis usulan KPM BLT DBHCHT dikabulkan. Sebab, ada sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) dari Kemenkeu RI untuk BLT DBHCHT 2024,” jelasnya.

“Jika dikabulkan, diperlukan anggaran Rp 4,5 miliar untuk dikucurkan kepada 5.000 KPM tersebut. 5.000 KPM itu terbagi dua kategori. Yakni, buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan, bantuan tersebut memang dicanangkan untuk buruh tani atau petani tembakau.

Setiap penerima, sambung dia, akan mendapatkan bantuan tunai yang diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan dasar seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan.

Ia nerharap, BLT ini bisa menjadi stimulan yang mendorong pemulihan ekonomi keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

”Kami berharap jumlah penerima bisa bertambah dibanding tahun sebelumnya. Sehingga, semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya,” harapnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase
Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan
PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah
Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan
SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital
Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:02 WIB

Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:42 WIB

Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase

Kamis, 1 Januari 2026 - 12:33 WIB

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:26 WIB

PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah

Berita Terbaru