Disbudporapar Sumenep Tertibkan Usaha Hiburan, Pariwisata Didorong Lebih Profesional

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 14:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MEMBERITAHUKAN: Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi (kanan nomor 2) saat sambutan di acara sosialisasi peningkatan pelayanan usaha pariwisata (SandiGT - Seputar Jatim)

MEMBERITAHUKAN: Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi (kanan nomor 2) saat sambutan di acara sosialisasi peningkatan pelayanan usaha pariwisata (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperkuat pengendalian sektor usaha pariwisata dan hiburan sebagai langkah pembenahan menuju tata kelola yang lebih tertib dan profesional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi peningkatan pelayanan usaha pariwisata yang digelar di Aula Disbudporapar, dengan melibatkan pelaku usaha kafe, billiard, hingga karaoke yang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi wisata daerah.

Dalam forum tersebut, pelaku usaha tidak hanya mendapatkan pemahaman terkait standar pelayanan, tetapi juga diingatkan mengenai pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, mulai dari aspek perizinan hingga potensi sanksi bagi pelanggaran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pariwisata, Andrie Zulkarnain, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah saat ini lebih mengedepankan kolaborasi dibandingkan penindakan semata.

“Kami tidak datang untuk menakut-nakuti, tapi untuk memastikan semua pelaku usaha memiliki pemahaman yang sama. Jika sudah paham, maka kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

Ia menambahkan, tantangan utama dalam penataan sektor ini adalah membangun kesadaran kolektif, bukan sekadar melakukan razia.

“Penegakan hukum tetap penting, namun tanpa kesadaran dari pelaku usaha, hal itu tidak akan efektif. Karena itu, kami mengedepankan pendekatan persuasif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, menegaskan bahwa pembenahan sektor pariwisata merupakan langkah mendesak untuk meningkatkan daya saing daerah.

“Pariwisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga bagaimana usaha di dalamnya dikelola secara tertib dan profesional. Jika tidak diatur dengan baik, justru akan menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas bagi pelaku usaha. Menurutnya, usaha tanpa izin atau yang tidak memenuhi standar justru berisiko merugikan dalam jangka panjang.

“Kami ingin seluruh usaha berjalan di jalur yang benar. Legalitas bukan beban, melainkan bentuk perlindungan bagi pelaku usaha,” tambahnya.

Kehadiran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pembinaan dilakukan seiring dengan pengawasan. Materi yang disampaikan mencakup prosedur perizinan hingga mekanisme penegakan peraturan daerah secara konkret.

Melalui langkah ini, Disbuporapar Sumenep menargetkan terciptanya sektor pariwisata yang lebih tertata, tidak semrawut, serta mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.

Penataan tersebut diyakini menjadi fondasi penting untuk mendorong pariwisata Sumenep naik kelas, tidak hanya ramai, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:32 WIB

KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32 WIB

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53 WIB

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10 WIB

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Berita Terbaru