Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 15:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FOKUS: Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek (SandiGT - Seputar Jatim)

FOKUS: Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepenulisan berbasis konten budaya lokal Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat literasi sekaligus melestarikan budaya melalui karya tulis.

Bimtek yang berlangsung di aula kantor Dispusip tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pegiat literasi, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki minat dalam dunia kepenulisan dengan pendekatan kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi langsung dari sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Budayawan Sumenep, Ibnu Hajar, akademisi sekaligus penulis Mohammad Hidayaturrahman, serta Awaludin Rusandi, dari Balai Bahasa Jawa Timur.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

Materi yang disampaikan meliputi teknik kepenulisan, penguatan ide, hingga eksplorasi potensi budaya lokal sebagai sumber inspirasi.

Bimtek ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 21 April dan 5 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Dispusip Kabupaten Sumenep. Skema tersebut dirancang untuk memberi ruang praktik sekaligus evaluasi terhadap hasil karya peserta.

Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi dalam membangun ekosistem literasi daerah yang berakar pada kekayaan budaya lokal.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa budaya lokal memiliki nilai besar yang bisa dituangkan dalam karya tulis dan dikenal lebih luas,” ujarnya, Rabu (22/04/2026).

Menurutnya, literasi tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu merefleksikan identitas daerah. Oleh karena itu, peserta didorong untuk memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai budaya di lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir penulis-penulis lokal yang tidak hanya produktif, tetapi juga mampu menghadirkan karya yang berkarakter dan berakar pada budaya Sumenep,” tambahnya.

Baca Juga :  Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Dispusip Sumenep juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat gerakan literasi yang berkelanjutan.

Program ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan semata, melainkan menjadi awal terbentuknya komunitas penulis lokal yang aktif dan konsisten berkarya.

“Dengan adanya bimtek ini, kami berharap Sumenep semakin kaya akan karya tulis berbasis budaya lokal yang mampu menembus panggung literasi lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Berita Terbaru

BERBATIK: Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:13 WIB